Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Yuk Daftar Webinar MNC Asset Management dan Phillip Sekuritas Indonesia di Sini!
Advertisement . Scroll to see content

Luncurkan 50 Inisiatif Ekonomi Baru, UEA Perkirakan Tarik Investasi Asing Senilai Rp2.132 Triliun

Senin, 06 September 2021 - 15:05:00 WIB
Luncurkan 50 Inisiatif Ekonomi Baru, UEA Perkirakan Tarik Investasi Asing Senilai Rp2.132 Triliun
Uni Emirat Arab (UEA) meluncurkan 50 inisiatif ekonomi baru yang diharapkan dapat meningkatkan daya saing di sektor teknologi, industri, dan perdagangan secara global. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

DUBAI, iNews.id - Uni Emirat Arab (UEA) meluncurkan 50 inisiatif ekonomi baru, yang diperkirakan dapat menarik investasi asing langsung senilai 150 dolar Amerika Serikat (AS) atau sekitar Rp2.132 triliun.

Adapun proyek-proyek dari 50 inisiatif ekonomi baru diharapkan dapat meningkatkan daya saing UEA di sektor teknologi, industri, dan perdagangan secara global. Beberapa proyek tersebut, telah diluncurkan pada Minggu (5/9/2021), diantaranya investasi dalam teknologi dan melonggarkan pengurusan visa baru untuk menarik pekerja terampil dari luar negeri. 

"UEA mengumumkan rencana untuk meningkatkan ekonomi, yang menarik pekerja dan investasi asing senilai 150 miliar dolar Amerika Serikat dalam sembilan tahun ke depan," kata pejabat pemerintah, seperti dikutip Reuters, Senin (6/9/2021).

Pengumuman pemerintah UEA tersebut, menjadi langkah perubahan di tengah persaingan ekonomi yang berkembang dengan sesama negara di Kawasan Teluk, seperti Arab Saudi. Dengan 50 inisiatif ekonomi terbaru, UEA ingin menjadi pusat perdagangan dan bisnis di kawasan itu.

Menteri Perindustrian dan Teknologi Canggih UEA, Sultan al Jaber, mengatakan diantara proyek-proyek yang diluncurkan, UEA dan Bank Pembangunan Emirates akan menginvestasikan 5 miliar dirham di sektor teknologi industri dan teknologi. 

Pernyataan senada disampaikan Menteri Negara untuk Teknologi Lanjutan Sarah al-Amiri. Menurutnya, lewat inisiatif ekonomi baru, UEA akan menjadi pemain global di berbagai industri yang berbeda. 

"Wilayah inilah yang kami targetkan selama lima dekade terakhir. Sekarang kami bergerak untuk memastikan bahwa banyak sektor kami yang kompetitif di tingkat global,” kata Sarah al-Amiri, kepada Reuters.

Terkait dengan itu, UEA membuat dua kategori visa hijau baru, satu untuk pekerja lepas dan satu untuk pengusaha dan pekerja terampil. Kebijakan tersebut akan menarik dan mempertahankan orang asing dengan keterampilan yang diinginkan. Orang asing di UEA biasanya memiliki visa terbarukan yang berlaku hanya beberapa tahun terkait dengan pekerjaan.

"Visa hijau baru untuk pekerja terampil akan memiliki lebih banyak fleksibilitas untuk mensponsori anggota keluarga dan akan memberikan lebih banyak waktu untuk mencari pekerjaan baru setelah satu pekerjaan berakhir," kata pejabat UEA.

Tahun lalu, UEA memperluas ke lebih banyak kategori sistem visa "emas" yang memberikan izin tinggal bagi pekerja asing selama 10 tahun, sebuah langkah yang menurut Dubai dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi di emirat hingga 1 persen. 

Editor: Jeanny Aipassa

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut