Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Sate Ayam Barokah Mayestik Makin Laris Berkat QRIS BRI, Transaksi Lebih Praktis
Advertisement . Scroll to see content

KWT Mawar 8 Bersama BRI Beri Manfaat Nyata, Hasil Panen Penuhi Kebutuhan Pangan Warga

Selasa, 26 Mei 2026 - 15:22:00 WIB
KWT Mawar 8 Bersama BRI Beri Manfaat Nyata, Hasil Panen Penuhi Kebutuhan Pangan Warga
Hasil panen kebun hidroponik binaan KWT Mawar 8 Porisgaga Baru, Batuceper, Kota Tangerang, yang dijual kepada masyarakat sekitar dengan harga di bawah pasar. (Foto: Rizky Agustian)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Warga RW 004 Kelurahan Porisgaga Baru, Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang, merasakan manfaat nyata atas keberadaan Kelompok Wanita Tani (KWT) Mawar 8. Hasil kebun hidroponik binaan KWT Mawar 8 yang berdiri di atas lahan fasilitas umum (fasum) mampu memenuhi sebagian kebutuhan pangan masyarakat sekitar.

Ketua RW 004 Porisgaga Baru, M Amiruddin mengatakan manfaat keberadaan KWT Mawar 8 dirasakan warganya sejak awal berdiri. Hasil panen dijual dengan harga terjangkau agar warga bisa mendapatkan sayuran segar dengan harga lebih murah dibanding pasar.

“Ini hasilnya pun dinikmati juga sama warga, harganya pun harga di bawah pasar,” kata Amiruddin saat ditemui iNews.id di Batuceper, Kota Tangerang, dikutip Selasa (26/5/2026).

Tak hanya dijual, sebagian hasil panen juga rutin dibagikan kepada petugas lingkungan. Amiruddin menilai semangat berbagi itu menjadi salah satu nilai plus KWT Mawar 8.

“Memang kegiatan ini dari kita untuk warga semua, dan itu dirasakan sama warga kita,” katanya.

Gotong Royong Warga dan Dukungan BRI Perkuat KWT Mawar 8

Amiruddin menjelaskan, setelah kepengurusan RW dibenahi, pihaknya mulai lebih serius mendukung pengembangan KWT Mawar 8. Dukungan diberikan mulai dari tambahan pendanaan hingga pembenahan manajemen kelompok agar lebih tertata.

“Kita support tambahan dana, teman-teman di sini juga aktif semua,” ujarnya.

Ketua RW 004 Porisgaga Baru, Batuceper, Kota Tangerang, M Amiruddin. (Foto: Rizky Agustian)
Ketua RW 004 Porisgaga Baru, Batuceper, Kota Tangerang, M Amiruddin. (Foto: Rizky Agustian)

Dia menilai keberhasilan KWT Mawar 8 tidak lepas dari semangat gotong royong warga. Selain anggota kelompok tani, banyak masyarakat ikut membantu sesuai kemampuan masing-masing.

“Alhamdulillah semua pihak di sini warga yang punya relasi terlibat untuk lingkungan,” katanya.

Di tengah proses pengembangan itu, Amiruddin juga berupaya mencari dukungan tambahan agar kebun hidroponik bisa berkembang lebih besar. Salah satunya dengan menjalin komunikasi bersama salah satu warga bernama Budi untuk menghubungkan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BRI Peduli ke lingkungan RW 004.

“Kebetulan ada warga kita, Pak Budi, saya dekati beliau, saya bilang, ‘Tolong jangan urus lingkungan orang saja, masukkan ke sini CSR-nya BRI,’” ujarnya.

Permintaan tersebut akhirnya mendapat respons positif. Bantuan dari BRI melalui program BRI Bertani di Kota (BRInita) kemudian diberikan dalam bentuk fasilitas penunjang kebun hidroponik senilai Rp50 juta.

“Bantuan dalam bentuk fasilitas, sekitar Rp50 juta dalam bentuk barang,” kata Amiruddin.

Hasil panen kebun yang dikelola KWT Mawar 8. (Foto: Rizky Agustian)
Hasil panen kebun yang dikelola KWT Mawar 8. (Foto: Rizky Agustian)

Menurut dia, bantuan itu sangat membantu pengembangan kebun, terutama karena area tersebut sebelumnya rawan banjir. Lahan kemudian ditinggikan menggunakan tanah merah agar tanaman tidak mudah rusak saat hujan turun.

Selain itu, berbagai fasilitas penunjang dari BRI seperti rumah semai, pendopo, hingga area pembibitan juga ikut dibangun untuk mendukung aktivitas anggota KWT.

“Ini tadinya daerah banjir, jadi diuruk semua kemarin mungkin ada 10 truk tanah merah,” ujarnya.

Tak Hanya Panen Sayur, Juga Berbagi ke Warga

Ketua KWT Mawar 8, Yuliana Sri Prihantini mengatakan keberadaan fasilitas baru membuat aktivitas menanam menjadi lebih maksimal. Dia mengaku awalnya tidak memiliki pengalaman di bidang pertanian saat mulai mengelola lahan kosong tersebut.

“Hobinya sebenarnya bukan menanam, saya dulu hobinya mengajar,” katanya.

Ketua KWT Mawar 8, Yuliana Sri Prihantini. (Foto: Rizky Agustian)
Ketua KWT Mawar 8, Yuliana Sri Prihantini. (Foto: Rizky Agustian)

Yuliana bersama sejumlah warga kemudian belajar menanam secara autodidak. Awalnya mereka hanya menanam kangkung dan beberapa jenis sayuran sederhana sebelum akhirnya berkembang menjadi kebun hidroponik.

“Pertama kali kami menanam kangkung dulu, hidroponik ini belum ada,” ujarnya.

Kini KWT Mawar 8 menanam berbagai jenis sayuran seperti caisim, pokcoy, bayam, seledri hingga sawi pahit. Hasil panen tersebut menjadi salah satu sumber pemasukan kelompok sekaligus membantu memenuhi kebutuhan warga sekitar.

Sekretaris KWT Mawar 8, Lie Vonny mengatakan keberadaan rumah hidroponik bantuan BRI membuat kapasitas produksi sayuran meningkat dibanding sebelumnya.

Meski sudah berkembang, Vonny menegaskan KWT Mawar 8 tetap mempertahankan semangat sosial dan kebersamaan antarwarga.

“Kalau panen selalu izin, ‘Bu, boleh gak kami bagi posyandu? Bu, boleh gak kami bagi security?’ jadi kita berbagi,” ujarnya.

BRInita Dorong Ketahanan Pangan

Corporate Secretary BRI Dhanny mengatakan BRI terus menegaskan komitmennya dalam mendukung keberlanjutan dan keberpihakan pada lingkungan. Menurut dia, hasil dari kegiatan urban farming dapat memberikan manfaat bagi anggota KWT maupun masyarakat sekitar.

"Panen bisa dipakai untuk pangan keluarga, dijual untuk tambah penghasilan, atau ditukar dalam program sosial sebagai apresiasi,” ujar Dhanny.

Dia menyatakan kegiatan urban farming yang didukung BRI Peduli diharapkan dapat mengurangi polusi hingga menambah keasrian lingkungan. Pelaksanaan BRInita juga mendukung tercapainya Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB)/ Sustainable Development Goals (SDGs).

Program ini juga mendukung Asta Cita Pemerintah, yaitu memantapkan sistem pertahanan keamanan negara dan mendorong kemandirian bangsa melalui swasembada pangan, energi, air, ekonomi kreatif, ekonomi hijau, dan ekonomi biru.

"Bersama, kita wujudkan kota yang sehat dan berkelanjutan, demi masa depan pangan yang lebih baik untuk seluruh generasi," ucap Dhanny.

Editor: Rizky Agustian

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut