Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Sinopsis Sinetron Terikat Janji Eps 72: Ketegangan Memuncak Sena Nekat Terjun dalam Operasi Penyergapan
Advertisement . Scroll to see content

Kuasai Pangsa Pasar 40%, MNC Pictures Milik MSIN Kokoh jadi Rumah Produksi Sinetron Terbesar di Indonesia!

Senin, 18 Januari 2021 - 11:32:00 WIB
Kuasai Pangsa Pasar 40%, MNC Pictures Milik MSIN Kokoh jadi Rumah Produksi Sinetron Terbesar di Indonesia!
Pangsa pasar nasional MNC Pictures lebih dari 40% untuk sinetron di televisi nasional (free-to-air/FTA).. (Foto: Ist)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Rumah produksi (Production House/PH) sinetron terbesar di Indonesia MNC Pictures, unit usaha dari PT MNC Studios International Tbk (MSIN) yang menggarap sinetron Ikatan Cinta dengan rating dan audience share tertinggi dalam sejarah pertelevisian memiliki rekam jejak jempolan.

Wakil Direktur Utama MNC Pictures yang juga Direktur MSIN Titan Hermawan mengatakan pangsa pasar nasional MNC Pictures lebih dari 40% untuk sinetron di televisi nasional (free-to-air/FTA).

"MNC Pictures sebagai PH terbesar di Indonesia dengan performa rating dan pangsa pemirsa televisi dan digital tertinggi terus berkomitmen memberikan produksi tayangan terbaik," kata Titan, Senin (18/1/2021).

Sejak berdiri pada tahun 2005, MNC Pictures telah memproduksi beragam program dengan konten yang berkualitas dalam bentuk drama yang meliputi film, film televisi, dan serial televisi/sinetron.

Selain "Ikatan Cinta," MNC Pictures juga membesut sinetron "Amanah Wali 4" dan "Putri untuk Pangeran" yang masuk 3 besar dalam jajaran rating terbaik seluruh  tayangan televisi di Tanah Air. Ada pula, "Kembalinya Raden Kian Santang" dan "Perempuan Pilihan" yang meraih perhatian dan hati publik di Tanah Air.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut