Kuartal I-2018, Bank Mantap Right Issue Rp500 Miliar
JAKARTA, iNews.id – PT Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap) berencana melakukan penawaran umum terbatas (right issue) dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) senilai Rp500 miliar untuk memperkuat struktur permodalan perusahaan.
“Kami kejar Rp500 miliar dari right issue ini. Targetnya kuartal I ini sudah bisa kami jalankan,” ujarnya Direktur Utama Bank Mantap Josephus Triprakoso di Jakarta, Minggu (28/1/2018). Sebelumnya, pada akhir 2017, PT Taspen sebagai salah satu pemegang saham telah menyetorkan modal kepada Bank Mantap sebesar Rp80 miliar.
Joseph mengatakan, tambahan dana dari right issue akan digunakan untuk ekspansi bisnis Bank Mantap, terutama pengembangan jaringan pada 2018. Kebutuhan modal perusahaan dinilainya sangat tinggi sehingga butuh tambahan modal.
“Sejauh ini kita sudah punya 186 jaringan, baik cabang dan titik layanan di 28 provinsi. Kami akan tambah lagi sebanyak 20 jaringan kantor dan 50 jaringan low cost network Graha Mantap,” katanya.
Selain itu, kata Joseph, Bank Mantap juga menpertimbangkan untuk menerbitkan obligasi atau surat utang jangka panjang selain right issue. Pada Juli tahun lalu, Bank Mantap juga telah menerbitkan obligasi sebesar Rp2 triliun .
“Saat ini belum melakukan penawaran umum berkelanjutan (PUB) sehingga masih terganjal untuk menerbitkan obligasi. Obligasi kami lihat dulu sesuai kebutuhan. Kalau tahun depan sudah PUB, pasti perusahaan mengeluarkan obligasi dalam beberapa tahap,” ujarnya.
Dari sisi aset, kata Joseph, pertumbuhannya cukup signifikan. Pada 2015 saat Bank Mantap baru berdiri, jumlah aset perusahaan sekitar Rp7,4 triliun. Namun, pada tahun 2017, aset Bank Mantap sudah mencapai Rp13,7 triliun atau tumbuh 85 persen dalam kurun waktu dua tahun. Se
"Tahun lalu, aset kita cuma 7,4 waktu 2015. Kemudian, kita tutup Rp13,7 triliun, sekarang saja Rp14,3 triliun pertengahan Januari 2018," ucapnya.
Pertumbuhan kredit Bank Mantap juga cukup kencang. Pada tahun lalu, penyaluran kredit mencapai Rp10,5 triliun atau 131 persen dari target sementara pada tahun ini, Bank Mantap menargetkan penyaluran kredit mencapai Rp18 triliun. Selain itu, rasio kredit bermasalah (non-performing loan/NPL) gross juga terkendali di level 0,65 persen.
Editor: Ranto Rajagukguk