Kisah Pendiri TikTok, Berulang Kali Gagal hingga Jadi Miliarder
SHANGHAI, iNews.id - Kisah pendiri TikTok, berulang kali gagal hingga jadi miliarder. Siapa yang saat ini tak kenal aplikasi berbagi video, TikTok? Aplikasi tersebut masih viral dan menjadi platform teranyar yang digunakan masyarakat saat ini.
Melalui perusahaannya, ByteDance, Zhang Yiming mendirikan Aplikasi TikTok di China pada September 2016. Kini, TikTok menjadi aplikasi yang booming dan telah mencapai lebih dari 500 juta unduhan.
Zhang Yiming lahir pada April 1983 di kota Longyan, China Selatan. Zhang kuliah dan lulus dari Universitas Nankai pada 2005. Dia belajar mikroelektronika sebelum beralih jurusan ke rekayasa perangkat lunak.
Setelah lulus, pekerjaan pertama yang digelutinya menjadi karyawan di situs web wisata China Kuxun. Dia kemudian bergabung dengan Microsoft pada 2008, namun pekerjaan di sana tidak sesuai dengan prinsipnya, Zhang merasa bosan, sehingga dia sering bekerja hanya setengah hari.
Kisah Pendiri Jamu Sido Muncul, Bebas dari Utang Ratusan Miliar Berkat Mbah Marijan
Setelah meninggalkan Micorosoft, dia membangun startup-nya sendiri yang diberi nama Fanfou. Namun, tak lama kemudian perusahaan rintisannya itu gulung tikar.
Tak patah semangat, dia kembali membangun bisnis dengan menciptakan 99fang.com, sebuah bisnis pencarian real estat. Sama seperti sebelumnya, bisnisnya pun tutup setelah tiga tahun berjalan.
Kisah Pendiri Pecel Lele Lela, Bangkit dari PHK hingga Raih Omzet Miliaran
Kisah pendiri TikTok dimulai, di mana pada 2012 Zhang mendirikan platform bernama ByteDance, sebuah bisnis yang menyediakan layanan agregasi berita. Di bulan Juli 2012, perusahaannya berhasil meyakinkan investor hingga mengumpulkan 5 juta dolar AS dalam putaran pendanaan Seri A dari investor miliarder Yuri Milner dan Susquehanna Investments, yang kemudian memberikan kontribusi sebesar 10 juta dolar AS pada tahun 2013.
Intip 5 Kisah Pendiri Minuman Boba yang Populer di Indonesia, Ada Chef Ternama
Tahun berikutnya, ByteDance mendapatkan suntikan dana sebesar 100 juta dolar AS dalam putaran Seri C dari perusahaan modal ventura Sequoia Capital China. Hingga pada September 2016, ByteDance meluncurkan aplikasi berbagi video dengan nama TikTok.
TikTok kemudian melejit di berbagai negara. Aplikasi tersebut memungkinan para pengguna bisa merekam dan mengedit video, menambahkan filter dan efek khusus, kemudian berbagi video di seluruh platform media sosial.
Berkat TikTok, harta kekayaan Zhang Yiming menyentuh 49,5 miliar dolar AS atau setara Rp777,61 triliun per 21 November 2022, menurut Forbes. Zhang menempati urutan ke-24 orang terkaya di dunia.
Itu tadi ulasan mengenai kisah pendiri TikTok, berulang kali gagal hingga jadi miliarder. Semoga kisahnya dapat menginspirasi Anda.
Editor: Aditya Pratama