Kinerja Garuda Bermasalah, Peter Gontha: Dahlan Iskan Menyesal
JAKARTA, iNews.id - Peter Gontha mengungkapkan mantan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Dahlan Iskan, menyesal terkait kinerja PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk yang bermasalah.
Pernyataan itu diungkapkan Peter Gontha yang saat ini menjabat sebagai Komisaris Garuda Indonesia, melalui unggahan di Instagramnya, dengan nama akun @petergontha, pada Jumat (4/6/2021) malam.
Unggahan lelaki yang sempat menjabat sebagai Duta Besar RI untuk Polandia itu, sekaligus menjadi jawaban atas pertanyaan Staf Khusus Menteri BUMN, Arya Sinulingga.
Sebelumnya, Arya Sinulingga menanyakan hubungan Peter Gontha dengan mantan Direktur Utama (Dirut) Garuda Indonesia, Emirsyah Satar, yang ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada awal Agustus 2019.
Seperti diketahui, Emirsyah Satar, dan Dirut PT Mugi Rekso Abadi (MRA), Soetikno Soedarjo, secara bersamaan ditahan KPK terkait kasus suap pengadaan pesawat dan mesin pesawat dari Airbus SAS dan Rolls-Royce PLC pada Garuda Indonesia.
"Bapak Peter F. Gontha ini posisi Bapak sebagai apa di Garuda bersama Dirut Garuda yang ditangkap KPK? Bapak tentu tau Garuda bermasalah karena sewa pesawat yang gila2an mahalnya. Anda saat itu posisinya apa di Garuda sampai bisa foto ber2 begitu dgn Dirut tersebut," tulis Arya Sinulingga.
Unggahan Arya Sinulingga tersebut kemudian di screen shoot oleh Peter Gontha dan diunggah di akun Instagramnya dengan disertai klarifikasi sebagai berikut :

"Posisi saya sebagai Komisaris mewakili pak CT (Chairul Tanjung, red) mas Arya, saya tau Garuda bermasalah, tapi Menteri (Dahlan Iskan, red) engga mau dengar saya," kata Peter Gontha.
Dia menjelaskan, telah menghubungi Dahlan Iskan untuk membahas Garuda Indonesia yang kinerjanya bermasalah, akiat memiliki utang sekitar Rp70 triliun, sehingga manajemen saat ini memutuskan untuk memangkas operasional armada dan menawarkan pensiun dini kepada karyawan.
"Tadi pagi (Jumat, 4/6/2021, Red) juga sudah saya sampaikan pak Dhalan Iskan, tanya aja kan pak Dahlan masih ada saksi hidup dan sehat, beliaupun menyesal, saya enga ngaada2 lho mas ARYA, tanya pak Dahlan deh, di juga kecewa banget," ujar Peter Gontha.
Lelaki yang juga penggemar musik jazz itu pun mengomentari pernyataan Arya Sinulingga terkait sewa pesawat yang gila-gilaan mahalnya.
"Saya kan enga perlu kasih tahu, kira kira (mungkin Fitnah) sewa pesawat gila-gila-an duitnya kasih siapa? nanti lebih rame lagi mas ARYA....," ungkap Peter Gontha.
Unggahan Peter Gontha tersebut mendapat respon dari netizen yang sebagian besar justru mendorongnya agar membuka uang sewa pesawat Garuda yang katanya gila-gilaan mahalnya itu masuk ke kantong siapa.
Editor: Jeanny Aipassa