Jelang Ramadan, Kemendag Pastikan Persediaan Bawang Merah Antisipasi Musim Paceklik
JAKARTA, iNews.id - Kementerian Perdagangan (Kemendag) bersama Kementerian Pertanian (Kementan) tengah menyiapkan persediaan bawang merah. Hal ini dilakukan untuk menghindari kelangkaan bahan pokok itu jelang bulan ramadan dan lebaran 2022.
"Kami dengan Kementerian Pertanian mulai bulan Maret dan April nanti fokus untuk menyiapkan bawang merah mengingat sebentar lagi masuk bulan puasa dan lebaran," ujar Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kemendag, Oke Nurwan kepada MNC Portal Indonesia, Senin (7/3/2022).
Oke menambahkan, antisipasi yang dilakukan ini karena diprediksi bawang merah akan menghadapi musim paceklik.
"Karena bawang merah kemungkinan akan menghadapi paceklik. Makanya sedang kami amankan. Tapi sudah disiapkan dari sekarang, sehingga puasa dan lebaran aman," kata dia.
Harga Batu Bara Tembus 418 Dolar AS per Ton, RI Bisa Nikmati Surplus Perdagangan
"Tapi yang perlu digarisbawahi, barang-barang pokok saya pastikan stok aman hingga lebaran," sambungnya.
Berikut Deretan Sanksi Ekonomi Rusia Akibat Perang dengan Ukraina
Sebelumnya, Oke menyebut bahwa harga bawang merah secara nasional rata-rata naik hampir 20 persen menjadi Rp37.000 per kilogram (kg). Meski demikian, kenaikan harga tersebut hanya sementara.
"Kenaikan harga bawang merah saat ini sifatnya sementara karena disebabkan tanaman di sentra produksi banyak yang rusak akibat curah hujan yang tinggi saat panen. Sehingga produktivitasnya turun sekitar 50 persen, menjadi empat ton per hektare," ucap Oke.
Ternyata Ini Penyebab Melonjaknya Harga Bawang Merah hingga Cabai di Pasaran
Editor: Aditya Pratama