Instagram Ogah Takedown Akun Penjual Baju Bekas Impor, Pemerintah akan Panggil CEO Meta Asia Pasifik
JAKARTA, iNews.id - Pemerintah melalui Kementerian Koperasi dan UKM (KemenkopUKM) akan memanggil CEO Meta Asia Pasifik karena Instagram ogah menutup (takedown) akun penjual baju bekas impor.
Asisten Deputi Pembiayaan dan Investasi UKM, Deputi Bidang UKM, Kementetian Koperasi dan UKM, Temmy Satya Permana, mengatakan sebelumnya KemenkopUKM sudah melakukan dialog dengan tim Instagram Indonesia dan meminta agar akun Instagram penjual baju bekas impor ditutup.
Meski demikian, pihak Instagram merasa kalau mereka hanya sebatas platform dan tidak punya tanggung jawab terkait hal tersebut. Instagram hanya akan melakukan pemblokiran jika ada pelaporan.
"Kita mungkin mau manggil CEO-nya ya, yang lebih tinggi lagi. Karena ini kan masalah kita punya regulasi, kita punya undang-undang, produk-produk itu ilegal, kita sudah minta di takedown tapi ya jawabannya seperti itu," kata Temmy, saat ditemui di kantornya, Jumat (17/11/2023).
Menkop Teten Sebut Penjualan Baju Bekas di IG Ilegal: Itu Tindak Pidana!
Dia menegaskan, seharusnya platform tahu akan regulasi yang seperti ini dan patuh dengan regulasi tersebut. "Kalau dia jualan narkoba, gimana? Kan ilegal juga itu, apakah IG akan mendiamkan ada orang jualan narkoba di platformnya? kan nggak," ujar Temmy.
Oleh karena itu, menurutnya saat ini pemerintah dan platform masih memiliki cara pandang yang berbeda, namun ia berharap platform bisa patuh pada regulasi yang telah ditetapkan. "Yang pasti kita ingin regulasi kita diakui, kan penggunanya pengguna kita, WNI kita dong, tentu taat pada regulasi kita," ungkap Temmy.
Menkop Teten Minta Instagram Takedown Akun Penjual Baju Bekas Impor Ilegal
Terkait pertemuan dengan CEO Meta, dia belum bisa memastikan kapan akan dilakukan, Temmy masih menunggu instruksi Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki yang akan terlebih dahulu menemui CEO TikTok dalam waktu dekat ini.
"Saya tunggu perintah Pak Menteri saja karena Pak Menteri mau ketemu CEO TikTok dulu, baru mungkin nanti Meta. tunggu aja tanggal mainnya," tutur Temmy.
Editor: Jeanny Aipassa