Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kisah Para Penjaga Energi Selamatkan Ribuan Sumur dari Mati Suri
Advertisement . Scroll to see content

Imbas Perang Rusia-Ukraina, Eropa Minta Pasokan Gas dari Indonesia

Sabtu, 16 Juli 2022 - 12:55:00 WIB
Imbas Perang Rusia-Ukraina, Eropa Minta Pasokan Gas dari Indonesia
Ilustrasi negara-negara eropa meminta bantuan pasokan gas dari Indonesia akibat dihentikannya pasokan gas Rusia. (Foto/Ilustrasi: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) menyatakan sejumlah negara-negara Eropa telah meminta pasokan gas dari Indonesia. 

Hal itu, terkait dengan dampak perang Rusia-Ukraina, yang berujung pada dihentikannya pasokan gas Rusia ke wilayah Eropa sebagai respon atas sanksi Barat.

Deputi Keuangan dan Monetisasi SKK Migas, Arief Setiawan Handoko, mengatakan Eropa saat ini tengah menghadapi situasi krisis gas setelah Rusia menyetop suplai gasnya. 

Terkait dengan itu, lanjutnya, Indonesia saat ini menerima permintaan dari beberapa negara Eropa karena terbatasnya pasokan gas dari Rusia. Namun Indonesia belum bisa membantu Eropa untuk pengiriman Liquefied Natural Gas (LNG). 

"Sayangnya, suplai gas kita untuk bisa deliver LNG ke sana saat ini memang belum bisa dilakukan," ujar Arief, dikutip Sabtu (16/7/2022). 

Menurut dia, Indonesia juga sudah terikat kontrak eksisting dengan sejumlah perusahaan Eropa untuk penjualan gas. Misalnya degan Total, tapi melalui perusahaan di Singapura. 

"Itu juga kita sudah salurkan dengan kontrak yang sudah ada. Tapi untuk yang lainnya kita memang belum bisa merealisasikan, deliver LNG," ungkap Arief. 

Berdasarkan informasi, Rusia telah menangguhkan operasional pipa gas utama ke wilayah Eropa. Aliran gas Rusia ke Jerman melalui pipa Nord Stream 1 Laut Baltik telah dihentikan.

Editor: Jeanny Aipassa

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut