Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat Lagi, Sentuh Rp16.768 per Dolar AS
Advertisement . Scroll to see content

ICDX dan Shanghai Metal Market Gelar ASEAN Tin Industry Conference 2024, Bahas Timah

Jumat, 14 Juni 2024 - 08:10:00 WIB
ICDX dan Shanghai Metal Market Gelar ASEAN Tin Industry Conference 2024, Bahas Timah
ICDX bersama SMM menggelar ASEAN Tin Industry Conference yang digelar bersamaan dengan Indonesia Critical Mineral yang berlangsung di Jakarta, 11-13 Juni 2024. (Foto: Anton Suhartono)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) atau Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia (BKDI) bersama Shanghai Metal Market (SMM) menggelar ASEAN Tin Industry Conference. Ajang ini digelar bersamaan dengan Indonesia Critical Mineral yang berlangsung di Jakarta, 11-13 Juni 2024.

ASEAN Tin Industry Conference 2024 diikuti ratusan peserta dari berbagai negara. Berbagai topik dibahas dalam ajang ini, baik dari sisi kebijakan pemerintah, pengembangan industri, rantai pasok, hingga prospek perdagangan timah masa depan.

Direktur Utama ICDX, Nursalam menuturkan, ICDX menggandeng SMM untuk memperluas pasar, khususnya dalam bursa timah.

"Seperti kita tahu, komoditas timah merupakan komoditas global yang buyer-buyernya tersebar di seluruh dunia. Dengan adanya event bersama SMM ini, harapannya ICDX dapat mengembangkan pasar langsung ke berbagai negara pengguna atau konsumen timah," ucap Nursalam, Kamis (13/6/2024).

Senior Vice President SMM Logan Lu menambahkan, Indonesia merupakan penghasil dan memiliki cadangan timah cukup besar di dunia. Oleh karena itu Indonesia merupakan pemain penting dalam perdagangan timah global. 

"Kerja sama dengan ICDX dengan menyelenggarakan ASEAN Tin Industry Conference ini adalah untuk mempertemukan para pelaku pasar timah dunia, baik seller maupun buyer. Kami melihat ICDX memiliki komitmen kuat untuk terus meningkatkan kualitas perdagangan global khususnya untuk komoditas timah,” tuturnya.

ICDX telah menjalankan perdagangan pasar fisik timah melalui bursa sejak 2013. Dengan adanya bursa ini, ICDX telah menjadi salah satu ikon Indonesia di mata dunia.  

Dalam hal komoditas timah, Indonesia memiliki peran strategis di kancah dunia. Berdasarkan laporan Badan Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) tahun 2023, Indonesia berada di posisi ke-3 negara penghasil timah terbesar di dunia dengan kapasitas produksi 52.000 metrik ton. 

Posisi ke-2 ditempati Myanmar dengan kapasitas 54.000 metrik ton dan pertama China sebagai negara penghasil timah terbesar di dunia dengan produksi 68.000 metrik ton.

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut