Fiat Chrysler dan Peugeot Dikabarkan Sepakat untuk Merger
DETROIT, iNews.id - Perusahaan otomotif asal AS, Fiat Chrysler dikabarkan sepakat untuk merger dengan PSA Group, pemilik merek Peugeot asal Prancis. Gabungan keduanya bakal menjadi raksasa otomotif terbesar keempat di dunia dengan valuasi 50 miliar dolar AS.
Dikutip dari CNBC, Kamis (31/10/2019), kabar itu muncul setelah lima bulan Chrysler gagal mencapai kesepakatan merger dengan Renault. Perusahaan asal Prancis tersebut merupakan rival PSA Group.
Jajaran manajemen PSA Group menyetujui tawaran merger dari Fiat Chrysler. Perusahaan yang dulu bernama Daimler itu selama ini terus mencari mitra untuk meningkatkan valuasi dan skala bisnisnya.
CEO Peugeot Carlos Tavares akan memimpin perusahaan gabungan itu sebagai CEO sementara John Elkann yang merupakan pewaris keluarga Agnelli (Pendiri Fiat) akan menjadi Chairman. Peugeot memperoleh enam kursi dan lima untuk Fiat Chrysler dalam jajaran direksi.
Juru bicara PSA Group Pierre-Olivier Salmon mengakui bahwa ada pembicaraan antara Peugeot dan Fiat Chrysler untuk merger. Namun, dia menolak berkomentar apakah hasil pembicaraan tersebut sudah berujung pada kesepakatan.
Sementara juru bicara Fiat Chrysler Niel Golightly juga menolak memberikan kabar terbaru soal hasil pembicaraan tersebut meski mengonfirmasi adanya pertemuan.
Analis Bank of America Merrill Lynch John Murphy menyebut, tantangan besar menghadang merger Fiat Chrysler dan Peugeot mulai dari potensi konflik budaya perusahaan hingga pengambilan keputusan bisnis.
Kegagalan rencana merger Fiat Chrsyler dan Renault pada awal tahun ini ditengarai Pemerintah Prancis yang memegang 12,2 persen saham Renault tak sepakat. Sementara PSA Group 13,7 persen sahamnya dimiliki oleh Pemerintah Prancis.
Kendati demikian, analis Bernstein Max Warburton menyebut merger antara Fiat Chrysler dan Peugeot lebih mungkin terjadi daripada dengan Renault. Dia menyebut peran penting Tavares sebagai aset jangka panjang dalam perusahaan gabungan itu.
"Kami berpikir kesepakatan bisa dicapai dan tentu saja akan meningkatkan kinerja akibat adanya sinergi pada kedua perusahaan," kata Warburton.
Editor: Rahmat Fiansyah