Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Jokowi Pastikan Tiket Kereta Cepat Jakarta-Bandung Tak Dapat Subsidi
Advertisement . Scroll to see content

Erick Thohir Sebut KCJB Dorong Pertumbuhan Kota Baru di Jawa Barat

Rabu, 13 September 2023 - 18:11:00 WIB
 Erick Thohir Sebut KCJB Dorong Pertumbuhan Kota Baru di Jawa Barat
Menteri BUMN, Erick Thohir, bebrincang dengan selebriti dan influencer saat menjajal Kereta Cepat Jakarta-Bandung, Rabu (13/9/2023). (Foto: Instagram @erickthohir)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Menteri BUMN, Erick Thohir, mengatakan kehadiran Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) memberikan efek berganda bagi perekonomian lokal, salah satunya mendorong pertumbuhan kota baru di Jawa Barat (Jabar). 

Hal itu, diungkapkan Erick Thohir dalam video singkat yang diunggah di akun Instagram pribadinya. Dalam unggahan tersebut, Erick Thohir membagikan momen saat menjajal KCJB bersama Presiden Joko Widodo (Jokowi), Rabu (13/9/2023).

Erick mengaku optimistis operasional KCJB mampu mendorong pertumbuhan ekonomi di Jawa Barat lantaran menumbuhkan pusat–pusat ekonomi baru. 

“Selain memudahkan masyarakat, kehadiran kereta cepat ini akan membawa pertumbuhan ekonomi yang sangat signifikan di Jawa Barat. Dengan melewati tiga stasiun Karawang, Padalarang, dan Tegalluar,” ujar Erick.

Pemerintah memang berencana menjadikan kawasan Tegalluar, Kabupaten Bandung, sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru di Jawa Barat. Ini untuk mengimbangi pertumbuhan ekonomi di kota Bandung.

Menurut dia, rencana tersebut juga didasarkan pada jumlah transportasi di Kota Bandung yang kian meningkat, sehingga menyebabkan kemacetan di wilayah Ibu Kota Provinsi Jawa Barat tersebut. Persentase kemacetan di Kota Bandung saat ini mencapai 40 persen. 

"Tegalluar-nya juga menjadi pertumbuhan kota baru yang ada di Jawa Barat untuk imbangi Bandung," ungkap Erick.

Dia menilai kemacetan di kota Bandung akan semakin parah, bila tidak ditangani. Kondisi ini juga menjadi alasan mendasar bagi pemerintah membangun stasiun Kereta Cepat Jakarta-Bandung di kawasan Tegalluar. 

Menteri BUMN pun berharap ini menjadi awal dari pembangunan kota baru hingga menekan kemacetan di Kota Bandung karena adanya migrasi warga ke Tegalluar. 

Di lain sisi, pemerintah juga fokus membangun kawasan industri Subang sebagai pusat pertumbuhan ekonomi regional. Erick menyebut, area ini juga jadi kawasan industri pertahanan. 

Apalagi Presiden Jokowi juga mendorong yang namanya segitiga emas, di mana ada airport, ada pelabuhan yang sudah tembus jalan tol, dan membangun kawasan industri Subang, yang salah satunya menjadi kawasan industri pertahanan. 

"Kita bangun karena Jawa Barat inikan luar biasa jumlah penduduknya, jadi kita benar-benar memastikan kemacetan berkurang, tetapi juga lapangan kerja, ekonomi tumbuh," tutur Erick. 

Pada kesempatan itu, Erick Thohir menyampaikan uji coba dilakukan untuk memastikan waktu tempuh Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) dari Jakarta ke Padalarang, Jawa Barat, hanya 28 menit saja. Sementara, dari Jakarta ke Tegalluar waktu yang dihabiskan di kisaran 45 menit. 

Lintasan Kereta Cepat Jakarta-Bandung membentang sejauh 142,3 kilometer (km) dengan empat stasiun di sepanjang lintasan. Empat stasiun itu meliputi Stasiun Halim di Jakarta, dan tiga lainnya di Jawa Barat, yakni Stasiun Karawang, Stasiun Padalarang, dan Stasiun Tegalluar

Nantinya, Stasiun Padalarang akan berfungsi sebagai stasiun pusat yang menghubungkan layanan kereta cepat dengan kereta api. Stasiun ini akan melayani penumpang dari daerah Barat Bandung dan Bandung Kota. Sementara itu, daerah Timur Bandung akan dilayani melalui Stasiun Tegalluar.

“Dari stasiun Halim menuju Padalarang, perjalanan hanya sekitar 28 menit saja. Sedangkan untuk ke Stasiun Tegalluar, perjalanan ditempuh hanya sekitar 45 menit,” ujar Erick.

Editor: Jeanny Aipassa

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut