Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Zulhas Ungkap Perintah Prabowo: Harga Pangan Tak Naik jelang Ramadhan, kalau Bisa Turun
Advertisement . Scroll to see content

Erick Thohir Sebut Harga Komoditas Pangan Sentuh Level Tertinggi selama 7 Tahun Terakhir

Rabu, 04 Oktober 2023 - 11:33:00 WIB
Erick Thohir Sebut Harga Komoditas Pangan Sentuh Level Tertinggi selama 7 Tahun Terakhir
Menteri BUMN Erick Thohir bersama Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi dan Dirut Perum Bulog Budi Waseso di Pasar Induk Beras Cipinang, Jakarta Timur, Rabu (4/10/2023). (Foto: Suparjo Ramalan/MPI)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Sejumlah komoditas pangan mengalami kenaikan harga secara signifikan. Bahkan, harganya menyentuh level tertinggi selama tujuh tahun terakhir. 

Kenaikan harga komoditas pangan ini dikonfirmasi langsung Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir usai meninjau operasi pasar beras bersama Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso dan Kepala Badan Pangan (Bapanas) Arief Prasetyo Adi, di Pasar Induk Beras Cipinang, Jakarta Timur, Rabu (4/10/2023).

Erick menuturkan, komoditas yang mengalami kenaikan harga tertinggi selama tujuh tahun terakhir di antaranya beras, minyak goreng, jagung, hingga pangan dasar lainnya.

"Memang kita lihat situasi dunia, harga pangan ini tertinggi selama tujuh tahun terakhir, tidak hanya beras, ada juga minyak, jagung, dan lain-lain," ujar Erick, Rabu (4/10/2023). 

Erick menambahkan, dari sisi pasokan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah menginstruksikan agar perusahaan pelat merah mengambil langkah strategis untuk mengamankan stok pangan secara nasional. 

Dia mencontohkan, stok beras yang berada di gudang Perum Bulog saat ini sudah mencapai 1,7 juta ton dan diperkirakan naik menjadi 2 juta ton pada November tahun ini. 

"Tetapi tentu Presiden memastikan stok aman, di Bulog ini (beras) 1,7 juta ton, November 2 juta ton," tuturnya. 

Dia memastikan pemerintah terus mendorong agar pangan ditingkat petani tetap stabil, meski Indonesia berada dalam situasi El Nino. 

"Belum lagi kita dorong produksi, kita dorong agar ini semua supaya memastikan dan hari ini tadi disampaikan pak Arief di (Pasar Induk) Cipinang sudah 31.000 ton, targetnya 35.000 (ton) dari Pak Presiden," ucapnya.

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut