Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ngeri! Macan Tutul Jawa Masuk Pasar Pacet Bandung, 2 Warga Terluka Diserang
Advertisement . Scroll to see content

Efek Tarif Trump, Ini Pesan JK ke Pemerintah: Pengusaha Jangan Dibebani

Sabtu, 05 April 2025 - 13:42:00 WIB
Efek Tarif Trump, Ini Pesan JK ke Pemerintah: Pengusaha Jangan Dibebani
Wapres ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla (foto: iNews.id/Suparjo Ramalan)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla (JK) menilai kebijakan tarif resiprokal Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump tidak akan berpengaruh banyak ke Indonesia. Menurutnya, pemerintah tak perlu sampai menerbitkan aturan apalagi yang berpotensi membebankan pengusaha.

"Pemerintah juga menjaga agar ini tetap efisien, jangan (pengusaha) diganggu, jangan dibebankan macam-macam katakanlah tarif pajak dan sebagainya," kata JK saat ditemui di kediamannya di Brawijaya Raya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (5/4/2025).

Menurutnya, kebijakan tarif tersebut juga bisa membuat Indonesia berpeluang mengambil keuntungan. Salah satunya, merebut pasar ekspor. Apalagi, besaran tarif impor Indonesia lebih kecil dibanding negara mitra dagang AS lainnya.

Seperti diketahui, produk Indonesia turut dikenakan tarif masuk sebesar 32 persen. 

"Jadi berarti kita lebih kompetitif, apabila di-apple to apple dengan tarif," ucap JK.

"Artinya kalau saya pengusaha importir di AS, maka saya lebih memilih produk yang lebih kecil dia punya kemungkinan tarifnya," ujar JK.

JK meyakini kebijakan tarif resiprokal ini tidak akan berpengaruh banyak ke Indonesia. Dia mencontohkan, tak akan ada pemutusan hubungan kerja (PHK) massal di Indonesia imbas kebijakan tarif tersebut.

“Jadi akhirnya efeknya itu tidak besar untuk katakan untuk Indonesia. Jadi dari sisi ini, bahwa efek itu tidak sebesar itu, menurut perkiraan saya,” ujar JK.

Editor: Reza Fajri

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut