Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pertumbuhan Ekonomi Triwulan IV 2025 Tembus 5,39 Persen, Tertinggi sejak Pandemi
Advertisement . Scroll to see content

Duh, Sri Mulyani Ungkap RI Bisa Rugi Rp544 Triliun gegara Hal Ini

Kamis, 22 Februari 2024 - 15:15:00 WIB
Duh, Sri Mulyani Ungkap RI Bisa Rugi Rp544 Triliun gegara Hal Ini
Menteri Keuangan Sri Mulyani soal dampak perubahan iklim bisa rugikan RI hingga Rp544 triliun (screenshot)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Menteri Keuangan Sri Mulyani mengungkapkan bahwa Indonesia bisa merugi hingga RP544 triliun pada 2020-2024. Hal itu berdasarkan data Bappenas untuk dampak perubahan iklim.

"Di Indonesia, @bappenasri mengestimasi kerugian dari dampak climate change mencapai Rp544 triliun pada periode tahun 2020-2024," tulis dia di Instagramnya, Kamis (22/2/2024).

Menurut Sri Mulyani, pihaknya telah melakukan berbagai upaya untuk mengatasi perubahan iklim. Bahkan, terbaru hal ini mendapatkan rekognisi dan kompensasi melalui Green Climate Fund (GCF) dan Result Based Payment dari upaya Reducing Emission from Deforestation and Forest Degradation (REDD+).

Lebih lanjut, Sri Mulyani mengaku telah bekerja sama dengan seluruh lembaga untuk meningkatkan kepedulian terhadap isu perubahan iklim. Salah satu caranya dengan menyusun anggaran hingga menciptakan sukuk ramah lingkungan.

"@kemenkeuri selama ini terus bekerja sama dengan seluruh K/L dan stakeholder dalam membangun awareness terkait climate change. Baik melalui climate budget tagging dalam pelaksanaan belanja negara, menciptakan instrumen sukuk hijau, hingga bekerja sama dengan @kementerianlhk membangun @bpdlh.id," tutur dia.

Ia pun berharap seluruh daerah di Indonesia bisa menciptakan cara dalam mengatasi dampak perubahan iklim. Dengan begitu, masyarakat bisa selalu hidup dengan melestarikan bumi.

"Mari terus berupaya bersama mengatasi dampak climate change, untuk kelestarian bumi serta keberlangsungan hidup umat manusia," kata dia.

Editor: Puti Aini Yasmin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut