Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pabrik Patungan Krakatau Steel dan Osaka Steel Jepang Tutup Operasi di RI, Ini Penyebabnya
Advertisement . Scroll to see content

Dirut Krakatau Steel Sebut Akan Bubarkan 2 Anak Usaha, Kenapa?

Rabu, 30 November 2022 - 21:44:00 WIB
Dirut Krakatau Steel Sebut Akan Bubarkan 2 Anak Usaha, Kenapa?
Dirut Krakatau Steel, Silmy Karim menyebut, ada dua anak usaha yang akan dibubarkan, yaitu PT Meratus Jaya Iron & Steel (MJIS) dan PT Krakatau Engineering. (Foto: Dok. iNews.id)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Direktur Utama PT Krakatau Steel Tbk, Silmy Karim mengatakan, terdapat dua anak usaha Perseroan yang akan dilikuidasi atau dibubarkan. Kedua perusahaan tersebut yaitu PT Meratus Jaya Iron & Steel (MJIS) dan PT Krakatau Engineering.

Silmy menjelaskan, likuidasi yang dilakukan terhadap dua anak usaha Krakatau Steel karena kinerja kedua perusahaan tak kunjung membaik.

"Ada dua anak perusahaan, Krakatau Engineering dan MJIS ini memang dalam proses likuidasi sehingga memang kinerjanya tidak baik ya," ujar Silmy dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi VI DPR, Rabu (30/11/2022).

Dia menambahkan, di luar MJIS dan Krakatau Engineering, beberapa anak usaha justru mencatatkan kinerja operasional dan keuangan yang positif, khususnya pada periode 2021-2022. 

"Kinerja anak perusahaan juga terlihat semakin membaik, di mana ada Subholding Sarana Infrastruktur kinerjanya sampai september 2022, EBITDA-nya meningkat dari 56,3 menjadi 60,4, kemudian Subholding Baja Konstruksi kurang lebih sama, kinerja 2021-2022," kata dia.

Subholding Sarana Infrastruktur merupakan perusahaan yang bergerak di bidang layanan kawasan industri terintegrasi dengan empat area utama yang terdiri dari kawasan industri, penyediaan energi, penyediaan air industri, dan pelabuhan.

Adapun anak usaha KRAS yang bergabung adalah PT Krakatau Industrial Estate Cilegon (PT KIEC), PT Krakatau Daya Listrik (PT KDL), PT Krakatau Tirta Industri (PT KTI), dan PT Krakatau Bandar Samudera (PT KBS). Menurutnya, Subholding Sarana Infrastruktur memiliki fondasi yang kuat secara finansial. 

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut