Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Lewat Buku, Wakapolri Titipkan Pesan Pemberantasan TPPA-PPO kepada Calon Atase Polri
Advertisement . Scroll to see content

Di Indonesia UKM Forum-Radio Trijaya, Sandiaga Uno Bagi Pengalaman Rintis Usaha dengan 3 Staf Hingga Jadi 30.000 Karyawan

Sabtu, 20 November 2021 - 13:23:00 WIB
Di Indonesia UKM Forum-Radio Trijaya, Sandiaga Uno Bagi Pengalaman Rintis Usaha dengan 3 Staf Hingga Jadi 30.000 Karyawan
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno, saat menjadi keynote speaker dalam "Indonesia UKM Forum", yang diselenggarakan Radio Trijaya, Sabtu (20/11/2021).
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno, membagi pengalamannya dalam merintis usaha dari kecil hingga berkembang menjadi perusahaan besar. 

Pengalaman tersebut, disampaikan Sandiaga Uno saat menjadi keynote speaker dalam "Indonesia UKM Forum", yang diselenggarakan Radio Trijaya, Sabtu (20/11/2021). 

Sandiaga mengungkapkan, dia memutuskan membuka usaha saat mengalami di-PHK (Pemutusan Hubungan Kerja). Bermodal niat dan modal terbatas, Sandiaga memulai usaha di bidang investasi dengan 3 orang staf. 

Dia menuturkan, saat itu semua sistem masih manual, sehingga untuk memperkenalkan dan mengembangkan usahanya, semua dilakukan secara manual, baik melakukan lobi, memasarkan dari mulut ke mulut atau door to door. 

Seperti diketahui, Sandiaga Uno adalah salah satu pemegang saham PT Saratoga Investama Sedaya Tbk. Perusahaan investasi tersebut menanam modal ke beberapa perusahaan besar, antara lain perusahaan pertambangan PT Adaro Tbk. Satagora didirikan Sandiaga bersama sahabatnya, Edwin Soeryadjaya, pada 1998.

"Waktu saya memulai usaha belum ada teknologi digital, saya harus berjuang dengan sistem manual. Saya memulai usaha dengan 3 orang staf, dan mampu membangkitkan usaha di bidang investasi hingga memiliki 30.000 karyawan. Waktu itu, semuanya masih dengan sistem manual," ujar Sandiaga Uno. 

Terkait dengan itu, Sandiaga mendorong pelaku UKM untuk betul-betul memanfaatkan teknologi digital yang sangat membantu dan mempermudah mereka dalam mengembangkan usaha di masa sekarang.

"Jangan pernah ragu berinovasi karena teknologi terus berkembang. Kalau mau memulai usaha saat ini, pastikan usaha kita berada dalam lingkup ekosistem digital," kata  Menparekraf. 

Menurut dia, usaha yang maju dalam pandemi adalah yang mampu beradaptasi, berkolaborasi dengan memanfaatkan seluruh peluang di tengah keterbatasan, sehingga mampu berdampak positif terutama membuka lapangan kerja seluas-luasnya.

"Saya ingin menitipkan etos kerja 4 As: kerja keras, kerja cerdas, kerja tuntas, kerja ikhlas adalah kunci sukses dalam berusaha," ungkap Sandiaga Uno.

Dia mengingatkan, meskipun kegiatan ekonomi kembali bergairah dan UKM kembali bangkit, disiplin protokol kesehatan harus terus ditingkatkan. "Tingkatkan semangat bergotong royong, kolaborasi secara maksimal, bangkitkan kembangkan UMKM di era pandemi. Together with Radio Trijaya Network, yes we can do it," tutur Menparekraf. 

Indonesia UKM Forum adalah program rutin radio di Indonesia, yang pertama dan satu-satunya telah diresmikan oleh perwakilan Kementerian Koperasi dan UKM, tepat pada hari UMKM Nasional, 12 Agustus 2021 lalu. 

Berfokus pada kemajuan pengusaha nasional maupun lokal, pada webinar seri kedua, "Indonesia UKM Froum - Bandung", dipandu Station Manager MNC Trijaya Bandung Aldian Norman. Selain keynote speaker Menparekraf Sandiaga Uno, narasumber yang menyampaikan materi yaitu CEO PT Modal Anak Bangsa Samuel Mulyono, Akademisi / Pelaku Usaha Dr. Oktri, Co-founder Evermos Ilham, dan VP of Marketing JNE Express Eri Palgunadi. 

Ratusan peserta dari berbagai komunitas pelaku UKM, ikut berpartisipasi dalam kegiatan, yang juga disiarkan di 104,6 Trijaya FM Jakarta, jaringan Radio Trijaya seluruh Indonesia, streaming di website mnctrijaya.com, Live YouTube dan Facebook MNC Trijaya, serta Live Instagram @mnctrijayafm.

Editor: Jeanny Aipassa

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut