Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Menteri KKP Lapor Prabowo, Progres Pembangunan Kampung Nelayan Sudah Capai 50%
Advertisement . Scroll to see content

Cinta Lingkungan, Menteri KKP Wahyu Trenggono Evaluasi Ekspor Benih Lobster

Kamis, 24 Desember 2020 - 07:50:00 WIB
Cinta Lingkungan, Menteri KKP Wahyu Trenggono Evaluasi Ekspor Benih Lobster
Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono. (Foto: Ant)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono memastikan bakal mengevaluasi kebijakan ekspor benih lobster (benur). Evaluasi tersebut merupakan pesan langsung dari Presiden Jokowi.

"Soal benur, akan kita evaluasi karena saya cinta keberlanjutan lingkungan," kata Trenggono, Rabu (23/12/2020).

Dia mengatakan, apabila ekspor benur terbukti telah merusak lingkungan, maka merugikan Indonesia. Kerugian, kata dia, terutama akan dialami oleh generasi mendatang.

Sementara Dosen Ilmu Kelautan dan Perikanan Universitas Hasanuddin, Ahmad Bahar mengapresiasi rencana Menteri KKP yang baru mengevaluasi ekspor benih lobster. Menurut dia, pernyataan Trenggono menunjukkan kebijakan yang pro terhadap keberlanjutan sumber daya hayati.

"Pak Menteri Sakti Wahyu Trenggono melalui statementnya ingin mengevaluasi dan saya kira itu bagus untuk negara kita yang kaya akan keanekaragaman hayati," katanya.

Menurut Bahar, sumber daya hayati laut yang bersifat terbarukan tak selamanya benar. Pasalnya, apabila benih lobster dieksploitasi dengan masif melebihi perkembangan biota laut, maka bisa menjadi tak terbarukan.

"Sudah banyak sekali biota laut kita yang hilang atau punah seperti halnya telur ikan terbang. Jadi merupakan sebuah pencerahan jika ekspor bayi lobster dievaluasi," kata Bahar.

Editor: Rahmat Fiansyah

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut