Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : BNI Cetak Laba Bersih Rp20 Triliun di 2025, Kredit Tumbuh 15,9%
Advertisement . Scroll to see content

BTN Bukukan Laba Bersih Rp2,28 Triliun di Kuartal III 2022, Melonjak 50,11 Persen

Kamis, 27 Oktober 2022 - 14:34:00 WIB
BTN Bukukan Laba Bersih Rp2,28 Triliun di Kuartal III 2022, Melonjak 50,11 Persen
Paparan publik kinerja keuangan Bank BTN kuartal III 2022. (Foto: Antara)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) membukukan laba bersih Rp2,28 triliun pada Kuartal III 2022. Angka ini melonjak 50,11 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya senilai Rp1,51 triliun.

Direktur Utama Bank BTN Haru Koesmahargyo mengatakan, transformasi BTN yang sejalan dengan transformasi Kementerian BUMN telah membuahkan hasil yang positif.

"Sehingga kinerja Perseroan pada kuartal III 2022 ini semakin baik dan akan terus berlanjut hingga akhir tahun ini," ujar Haru dalam Paparan Publik Kinerja Keuangan Bank BTN dikutip dari Antara, Kamis (27/10/2022). 

Haru menjelaskan, kenaikan laba bersih ditopang keberhasilan Perseroan menjalankan inisiatif strategis pada kuartal III 2022, antara lain peningkatan penyaluran kredit, biaya dana (cost of fund) yang berhasil ditekan seiring dengan peningkatan penghimpunan dana murah, ditambah juga dengan suksesnya Bank BTN melakukan perbaikan rasio kredit bermasalah (non-performing loan) yang terus menurun hingga akhir September 2022.

Sepanjang periode Januari-September 2022, Bank BTN berhasil menyalurkan kredit mencapai Rp289,6 triliun meningkat 7,18 persen dari posisi yang sama tahun lalu senilai Rp270,27 triliun. Penyaluran kredit perumahan masih mendominasi total kredit perseroan pada kuartal III 2022.

Kredit perumahan yang disalurkan Bank BTN hingga akhir September 2022 mencapai Rp256,48 triliun. Dari jumlah tersebut, KPR Subsidi pada kuartal lII 2022 masih mendominasi dengan nilai sebesar Rp140,97 triliun, tumbuh 8,46 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu senilai Rp129,97 triliun. 

Sedangkan KPR Nonsubsidi tumbuh 6,4 persen menjadi Rp87,11 triliun pada kuartal III 2022 dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp81,87 triliun.

"Penyaluran kredit yang berkualitas dengan melakukan sentralisasi proses kredit telah berhasil membuat rasio kredit bermasalah (non-performing loan) Bank BTN terus membaik. NPL Gross pada kuartal III tahun 2022 ini berada pada level 3,45 persen, lebih rendah dari sebelumnya di level 3,94 persen, Sedangkan NPL Nett sebesar 1,23 persen, turun dari posisi 1,5 persen," ucap Haru.

Kenaikan kredit Bank BTN berdampak pada pendapatan bunga bersih atau net interest income (NII) yang tumbuh 31,84 persen pada kuartal III2022 menjadi Rp11,54 triliun dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp8,75 triliun. Lonjakan NII tersebut membuat rasio net interest margin (NIM) Bank BTN juga mengalami kenaikan dari 3,52 persen pada akhir September 2021 menjadi 4,51 persen pada kuartal III 2022.

Dari sisi dana pihak ketiga (DPK), Haru mengatakan pada kuartal III 2022 perolehan DPK Bank BTN mencapai Rp312,84 triliun, naik 7,41 persen dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp291,26 triliun. Dari jumlah tersebut perolehan dana murah atau CASA mencapai Rp143,59 triliun, naik sebesar 18,7 persen dibandingkan akhir September 2021 sebesar Rp120,96 triliun.

"Kenaikan CASA yang cukup tinggi tersebut membuat kontribusi dana murah mengalami kenaikan menjadi 45,9 persen dari total DPK Bank BTN pada kuartal III 2022," tuturnya.

Kenaikan dana murah Bank BTN berhasil menekan biaya dana Bank BTN pada akhir September 2022 menjadi 2,36 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 3,28 persen. Menurut Haru, kinerja Bank BTN pada akhir September 2022 yang cukup gemilang itu, mendorong aset perseroan meningkat sebesar 5,77 persen menjadi Rp389,29 triliun dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp368,05 triliun.

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut