Bank Jago Tunjuk Arief Harris Jadi Direktur Utama Gantikan Kharim Siregar
JAKARTA, iNews.id - PT Bank Jago Tbk (ARTO) akan melakukan perubahan susunan direksi dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang akan diselenggarakan pada 25 Mei 2023.
Perubahan susunan direksi tersebut menjadi salah satu dari agenda RUPST Bank Jago, yang diumumkan hari ini, Rabu (3/5/2023). Adapun agenda lainnya, yaitu pengesahan laporan keuangan 2022, laporan pengguna dana hasil penawaran umum, dan penerbitan saham baru dalam rangka program kepemilikan saham untuk karyawan (MSOP).
Terkait perubahan susunan direksi, perseroan menunjuk Arief Harris Tandjung sebagai direktur utama menggantikan pejabat sebelumnya, Kharim Siregar. Pergantian ini akan efektif setelah mendapatkan persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan.
“Perseroan akan mengusulkan kepada Rapat untuk memperoleh persetujuan atas perubahan susunan Direksi dengan mengangkat Arief Harris Tandjung sebagai Direktur Utama terhitung sejak tanggal yang ditentukan dalam Rapat dan setelah mendapat persetujuan dari OJK,” tulis manajemen Jago dalam keterbukaan informasi hari ini, Rabu (3/5/2023).
Dijelaskan, Arief sebenarnya bukan orang baru dan bersama- sama Kharim ikut membesarkan BTPN dan kemudian mengembangkan Bank Jago. Jauh sebelum itu, lulusan teknik elektro Universitas Indonesia berusia 51 tahun ini telah berkarir di banyak bank, antara lain Bank Danamon, Standard Chartered dan Bank Permata.
Berbeda dengan Kharim yang terkenal sebagai bankir spesialis Information Technology (IT), Arief justru lebih banyak menghabiskan perjalanan karirnya di bidang finance.
“Kharim sudah membangun fondasi Bank Jago yang sangat kokoh, berfundamental baik dan memiliki posisi tersendiri di industri bank digital sebagai tech-based bank yang mampu tertanam dalam ekosistem. Tugas saya adalah merawat dan meneruskan legacy beliau serta membawa bank ini ke level yang lebih tinggi lagi,” kata Arief.
Kharim yang merupakan Alumni ITB, telah membangun fondasi yang sangat kuat dan membawa Bank Jago sebagai tech-based bank terpopuler di negeri ini. Salah satu puncak pencapaian tertinggi Kharim adalah memperkenalkan bisnis model bank digital yang mampu tertanam dalam ekosistem secara seamless.
Kharim Siregar menyelesaikan masa jabatannya di Bank Jago, setelah melewati tiga tahun kepemimpinan yang gemilang. Dia diangkat sebagai orang nomor satu Bank Jago (dulu bernama Bank Artos) pada RUPS 16 November 2019 dan efektif memimpin bank ini terhitung mulai Maret 2020.
Ketika itu, penerapan teknologi paling mutakhir di industri perbankan baru sebatas aplikasi, yang memungkinkan nasabah membuka rekening bank tanpa proses tatap muka. Bank Jago kemudian muncul dengan membawa gagasan baru, yakni mengintegrasikan aplikasi bank ke platform digital lain.
Dari gagasan itu, Bank Jago berhasil membangun kolaborasi mendalam dengan sejumlah aplikasi seperti platform reksadana online Bibit.ID, platform investasi Stockbit dan ekosistem PT GoTo Gojek Tokopedia. Di era kepemimpinannya, integrasi aplikasi Jago, Gojek dan Gopay terwujud dan membawa bank digital ke level baru yang lebih tinggi.
Di penghujung periode kepemimpinan Kharim, jumlah nasabah Bank Jago mencapai 7,8 juta, termasuk lebih dari 6,1 juta nasabah funding melalui Aplikasi per April 2023. Dana pihak ketiga (DPK) mencapai Rp 9,28 triliun dengan total penyaluran kredit serta pembiayaan syariah menembus Rp10,84 triliun. Selain menjalin kemitraan strategis dengan Bibit, Stockbit dan GOTO, Bank Jago juga telah berkolaborasi dengan 30 mitra dari berbagai ekosistem.
Dalam acara halal bi halal dengan sejumlah redaktur media, Kharim tidak banyak bercerita rencana selanjutnya setelah melepas tampuk kepemimpinan di Bank Jago. Ia hanya bilang ingin fokus mengembangkan teknologi yang bisa diadopsi dan diimplementasikan di berbagai perusahaan industri jasa keuangan, terutama di level regional (Asia).
“Perkembangan teknologi yang pesat menghadirkan peluang tersendiri bagi para pelaku teknologi, termasuk saya yang memiliki kemampuan dan minat khusus di bidang ini. Dengan melihat perkembangan tersebut, saya memiliki aspirasi baru untuk fokus dalam bidang teknologi. Tunggu tanggal mainnya” kata Kharim Siregar dalam acara halal bihalal sekaligus pamitan dengan sejumlah awak media, Rabu (3/5/2023).
Editor: Jeanny Aipassa