Bandara Ngurah Rai Kembali Buka Rute Hong Kong-Bali
JAKARTA, iNews.id - Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai (Bandara Ngurah Rai) kembali membuka penerbangan internasional rute Hong Kong-Bali pulang pergi (PP). Rute Hongkong-Bali PP itu, dilayani maskapai penerbangan Cathay Pacific, mulai Minggu (27/11/2022).
"Dengan kembali beroperasinya rute tersebut, kini Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali melayani 24 rute penerbangan internasional reguler," kata Direktur Utama PT Angkasa Pura I, Faik Fahmi, dalam keterangan tertulis, Senin (29/11/2022).
Dalam penerbangan perdananya, pesawat Cathay Pacific dengan nomor penerbangan CX785 yang membawa 178 penumpang itu, mendarat di Bandara Ngurah Rai Bali, pada Minggu (27/11/2022) siang, pukul 14.59 WITA.
Sedangkan untuk rute sebaliknya, penerbangan CX784 melanjutkan perjalanan kembali ke Bandara Internasional Hong Kong di hari yang sama pada pukul 16.36 WITA dengan mengangkut 132 penumpang. Penerbangan tersebut dilayani dengan menggunakan pesawat tipe Airbus A321.
Bandara Ngurah Rai Buka Rute Perth-Denpasar, Penerbangan Perdana Bawa 135 Penumpang
"Kami menyambut baik pembukaan kembali rute Hong Kong-Bali-Hong Kong yang dioperasikan oleh Cathay Pacific. Perlahan tapi pasti, rute internasional reguler yang dilayani Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali sebelum pandemi kini sudah berangsur beroperasi kembali," ujar Faik Fahmi.
Dia mengungkapkan, pada akhir tahun 2019, Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali melayani 48 rute penerbangan internasional reguler dan 34 maskapai penerbangan internasional.
"Dengan beroperasinya kembali rute ini, kini Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali melayani sebanyak 24 rute penerbangan internasional reguler, serta 27 maskapai internasional yang beroperasi," ungkap Faik Fahmi.
Adapun menurut jadwal, maskapai Cathay Pacific melayani rute Hong Kong-Bali pp dengan frekuensi tujuh penerbangan dalam sepekan.
Sebagai informasi, sebelum pandemi global Covid-19, Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali mencatat melayani sebanyak 671.168 pergerakan penumpang dan 2.764 pergerakan pesawat udara dari dan ke Hong Kong sepanjang tahun 2019.
Editor: Jeanny Aipassa