Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Tiket Konser BTS Ludes, Presiden Meksiko Turun Tangan Minta Tambahan Jadwal
Advertisement . Scroll to see content

Bakti Kominfo Bangun 4.000 BTS di Daerah 3T untuk Percepat Transformasi Digital

Minggu, 14 Agustus 2022 - 14:25:00 WIB
Bakti Kominfo Bangun 4.000 BTS di Daerah 3T untuk Percepat Transformasi Digital
Bakti Kominfo membangun satu lagi tower 4G BTS di Pulau Rinca, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT). (Foto : ANTARA)
Advertisement . Scroll to see content

LABUAN BAJO, iNews.id – Satu lagi tower 4G BTS dibangun di Pulau Rinca, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT). Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatikan (Kominfo) membangun jaringan Base Tranceiver Station (BTS) agar merata di seluruh Indonesia sebagai upaya percepatan transformasi digital

Penyediaan sinyal 4G dan akses internet tidak hanya berfokus pada wilayah urban, tetapi juga di pelosok desa pemukiman serta wilayah terluar, tertinggal, dan terdepan (3T).

Direktur Utama Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informatika (Bakti) Kominfo Anang Achmad Latif mengatakan, pembangunan BTS ini merupakan bagian dari percepatan transformasi digital di Tanah Air, yang pembangunan infrastrukturnya dimandatkan kepada Bakti Kominfo.

"Pemerintah melakukan pemerataan pembangunan dengan dasar no one will be left behind. Saat ini, rata-rata progres pembangunan BTS 4G Fase 1 adalah 86 persen, di mana 1.900-an lokasi telah on air dari target 4.200 lokasi pada tahun 2022," kata dia dalam pertemuan dengan para pemimpin redaksi media nasional di Pulau Rinca, Labuan Bajo, NTT, Sabtu (13/8/22).

Anang menyatakan, pembangunan BTS 4G didukung alokasi dana APBN secara bertahap yang disesuaikan dengan kemampuan fiskal pemerintah.

"APBN yang dialokasikan untuk pembangunan 4.200 BTS 4G sebesar Rp11 triliun. Salah satu komponen terbesar untuk biaya logistik pengiriman material karena banyak lokasi pembangunan yang belum terdapat infrastruktur fisik dasar, seperti jalan, sehingga harus ditempuh dengan menggunakan helikopter," ujarnya. 

Menurut Anang, pembangunan infrastruktur digital di desa-desa terpencil bukan hal yang mudah. Tantangan kondisi geografis alam, persoalan logistik, transportasi, dan ketersediaan SDM menjadi kendala tersendiri. 

Bakti Kominfo membangun BTS 4G di wilayah 3T yang sangat sulit dijangkau. Bahkan, banyak desa yang belum memiliki infrastruktur jalan yang layak dan aliran listrik.

"Sehingga pengiriman material ke lokasi BTS 4G banyak dilakukan dengan berjalan kaki dan menggunakan gerobak atau menggunakan perahu-perahu tradisional untuk menyeberangi lautan atau sungai-sungai," tuturnya.

Tower BTS adalah langkah awal transformasi digital agar seluruh Indonesia terkoneksi. Pemerintah menargetkan 90 persen seluruh wilayah Indonesia terhubung oleh data dan bisa mengakses internet. 

Target ambisius namun tetap perlu dilakukan untuk memastikan hak rakyat atas sinyal dapat terpenuhi. Tantangan ke depan adalah dukungan penganggaran khususnya APBN dan peningkatan literasi digital masyarakat. 

Editor: Jujuk Ernawati

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut