Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Peluncuran Jersey Baru Liverpool FC di Surabaya Disambut Meriah Bersama Lucas Leiva
Advertisement . Scroll to see content

Adidas Jual Reebok Senilai 2,5 miliar Dolar AS

Jumat, 13 Agustus 2021 - 07:00:00 WIB
Adidas Jual Reebok Senilai 2,5 miliar Dolar AS
Toko Reebok di New York, Amerika Serikat. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

BERLIN, iNews.id - Adidas AG menjual anak usahanya, Reebok Internatiol Ltd (Reebok), ke Authentic Brands Groups (ABG) dengan nilai mencapai 2.1 miliar euro atau 2,5 miliar dolar Amerika Serikat (AS). 

Manajemen perusahaan produk olahraga asal Jerman itu menyatakan melepas Reebok karena ingin fokus pada Adidas sebagai merek intinya. 

Hal itu, juga disebabkan oleh kinerja Reebok yang tak terlalu menguntungkan, sehingga investor berulang kali mendesak untuk menjual merek tersebut. 

Adidas membeli Reebok seharga 3,8 miliar dolar AS pada 2006 untuk membantu bersaing dengan saingan beratnya Nike (NKE.N). Itu berarti saat melepas Reebok ke ABG dengan nilai 2,5 miliar dolar AS, Adidas merugi sekitar 1,8 miliar dolar AS. 

Reebok mulai menunjukkan peningkatan kinerja, saat Karper Rorsted mengambil alih kursi CEO Adidas pada 2016. Dia meluncurkan rencana perubahan haluan untuk Reebok, yang membantunya kembali ke mencetak keuntungan. Namun kemudian profitabilitas Reebok terus tertinggal dari Adidas, apalagi selama pandemi Covid-19. 

Pekan lalu, Adidas melaporkan penjualan Reebok pada semester I 2021 melonjak menjadi 823 juta euro dari 600 juta euro pada periode sama tahun lalu. Reebok juga memperoleh keuntungan bersih 68 juta euro per Juni 2021 dibandingkan dengan kerugian bersih 69 juta per Juni 2020. 

Kolaborasi Reebok baru-baru ini dengan selebriti seperti Cardi B dan fokus baru pada pakaian wanita telah menempatkan merek tersebut di tempat yang lebih baik. Namun hal itu tak cukup untuk mengurungkan niat Adidas melepaskan Reebok.

Sebelumnya, Adidas juga telah menjual merek Rockport, CCM Hockey dan Greg Norman seharga 400 juta euro, yang merupakan bagian dari akuisisi Reebok.

Dalam pernyataannya, manajemen Adidas mengungkapkan penjualan tersebut tidak berdampak pada prospek keuangannya untuk tahun ini atau untuk target yang ditetapkan dalam strategi lima tahun yang diumumkan perseroan pada Maret 2021.

Terkait dengan transaksi penjualan Reebok, manajemen Adidas mengatakan, sebagian besar dari 2,1 miliar euro akan dibayarkan tunai pada penutupan transaksi, yang diharapkan selesai pada kuartal I 2022. 

"Sisanya terdiri dari pertimbangan yang ditangguhkan dan kontingen. Kami akan berbagi sebagian besar hasil penjualan tunai Reebok setelah penutupan transaksi dengan pemegang sahamnya," bunyi pernyataan manajemen Adidas, seperti dikutip Reuters, Kamis (12/8/2021).

Sementara itu, ABG yang menjadi pemilik baru Adidas, telah dengan cepat berkembang dan mengumpulkan lebih dari 30 label yang dijual di sekitar 6.000 toko. Merek-merek tersebut termasuk jaringan pakaian Aéropostale dan Forever21, serta majalah Sports Illustrated.

"Ini adalah tonggak penting bagi ABG, dan kami berkomitmen untuk menjaga integritas, inovasi, dan nilai Reebok, termasuk kehadirannya di industri batu bata dan mortir," kata Jamie Salter, pendiri, ketua, dan CEO ABG.

Pada Julin 2021, ABG mengajukan penawaran umum perdana saham  atau initial public offering (IPO) di Bursa AS, setelah satu tahun pertumbuhan pendapatan yang kuat.

Editor: Jeanny Aipassa

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut