Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Indonesia Resmi Ajukan Diri Jadi Tuan Rumah Piala Asia 2031, Bersaing dengan Australia dan Korsel
Advertisement . Scroll to see content

35 BUMN Jadi Pasien PPA, Ada Balai Pustaka hingga Semen Kupang

Selasa, 01 Desember 2020 - 09:45:00 WIB
35 BUMN Jadi Pasien PPA, Ada Balai Pustaka hingga Semen Kupang
Menteri BUMN, Erick Thohir. (Foto: Ant)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Sebanyak 35 Badan Usaha Milik Negara (BUMN) akan menjadi pasien PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA). Perusahaan-perusahaan itu akan direstrukturisasi.

"Aa 35 BUMN yang sekarang tim khusus, di mana fokusnya melakukan restrukturisasi. Di sini, jelas ada PT PANN yang dulunya sempat ditanyakan, lalu Iglas dan lain-lain, ini kita sudah diskusi dengan Kemenkeu step-step apa yang harus dilakukan," kata Menteri BUMN, Erick Thohir, Selasa (1/12/2020).

Selain PANN dan Igas, kata Erick, BUMN-BUMN yang akan dikelola PPA di antaranya Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (PNRI), Djakarta Lloyd, Yodya Karya, Virama Karya, Kliring Berjangka Indonesia (KBI), Balai Pustaka, Kawasan Berikat Nusantara (KBN), Semen Kupang, Perum Jasa Tirta I, dan Perum Jasa Tirta II.

Erick mengaku telah menyusun rencana induk (master plan). Seluruh BUMN tersebut telah ditetapkan target proses bisnis ke depan setelah keluar dari PPA.

"Mapping yang kita lakukan selain roadmap, tetapi kita juga punya master plan dan RJPP, jadi kelas semuanya, ada targetnya," katanya.

Selama restrukturisasi, kata Erick, proses pendampingan keuangan dan manajamen risiko dilakukan. Dia ingin BUMN tersebut memiliki bisnis dengan pasar yang jelas, sehingga tidak tergantung proyekan.

"Jadi bukan project-based, business process, sehingga kita bisa lihat market-nya jelas," ucapnya.

Editor: Rahmat Fiansyah

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut