Pelanggaran ABK Kapal Cumi, Teror Sunyi di Tengah Laut

Annastasya Rizqa
Bang Robby Purba menghadirkan kisah Angga Dika, yang merupakan seorang ABK kapal cumi yang dua kali hampir kehilangan nyawa di tengah lautan hening Kalimantan. (Foto: SMN)

JAKARTA, iNews.id – Dalam episode terbaru Bisikan Gaib kali ini, Bang Robby Purba menghadirkan kisah Angga Dika, yang merupakan seorang ABK kapal cumi yang dua kali hampir kehilangan nyawa di tengah lautan hening Kalimantan. Peristiwa ini bukan hanya soal ombak dan badai yang memberikan banyak hambatan, tetapi juga ada campur tangan hal-hal tak kasat mata didalamnya.

Angga menceritakan momen menegangkan yang dialaminya ketika ia tiba-tiba merasa “terpanggil” untuk berenang menuju sebuah pulau kecil di sekitar lokasi kapal bersandar. Dalam kondisi setengah sadar, Angga lompat ke laut pada pukul 00.30 dini hari. Setelah tubuhnya yang tak dapat dikontrolmya itu menyentuh air, Angga sontak tersadar untuk kedua kalinya. Angga tersadar bahwa terlempar jauh dari kapal, di pertemuan arus air tawar dan laut yang deras.

Dalam kondisi lemas dan hanyut, Angga bahkan sempat pasrah. “Kalau memang meninggal, yang penting jasad saya ditemukan,” ujarnya. Pada saat-saat krusial itu, Angga hanya memikirkan satu hal, di mana agar orang tuanya tahu keberadaannya jika ia berpulang nantinya.

Nasib masih berpihak pada Angga, sebuah kapal lain yang terlambat bersandar melihatnya dan berusaha membantunya dengan melemparkan tali. Dalam kondisi yang cukup mengkhawatirkan hingga hampir tak mampu berbicara, Angga berhasil diselamatkan meski dalam kondisi yang cukup menyedihkan.

Namun kejadian-kejadian aneh ini tidak cukup berhenti di situ. Beberapa hari kemudian, saat memancing di haluan kapal, Angga kembali jatuh ke laut. Kali ini terasa ada sosok yang mendorongnya jelas dari belakang, bukan hanya sekedar terpeleset. Ombak besar dan arus deras menyeretnya kembali kearah lambung kapal. Angga berusha menahan dan mengunakan tangannya untuk menahan tubuhnya. Tangannya harus masuk ke lubang pembuangan air yang dipenuhi karang tajam untuk bertahan hidup.

Bang Robby Purba tampak terdiam mendengar detail tersebut. “Kalau Tuhan belum mengizinkan, nyawa kita tidak akan diambil. Tapi kalau sudah waktunya, tidak ada yang bisa menahan,” ujarnya pelan.

Bagi Bang Robby, kisah ini bukan sekadar horor di laut. Ini tentang kesempatan kedua yang diberikan untuk kembali merasaka kehidupa ini. Angga selamat bukan tanpa alasan, melainkan karena ada makna yang lebih besar di balik ujian itu.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
Destinasi
1 jam lalu

Doa dan Pantangan Tari Jaipong, Ritual Mengikat dalam Seni

Destinasi
17 menit lalu

Di Antara Arus dan Ajal, Ketika ABK Kapal Cumi Bertarung dengan Takdir

Destinasi
2 jam lalu

Pesan Singkat hingga Kiriman Gaib, Awal Petaka Penghancur Keluarga

Music
3 hari lalu

Novia Bachmid Nyanyikan Kembali Lagu Ingin Jatuh Cinta di Hari Kasih Sayang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal