Rusia Rebut Luhanks, Kosmot Rusia Rayakan Kemenangan di Luar Angkasa

Dini Listiyani
Kosmot Rusia Rayakan Kemenangan di Luar Angkasa (Foto: Roscosmos)

JAKARTA, iNews.id - Badan antariksa federal Rusia Roscosmos baru-baru ini membagikan sepasang gambar kosmonotnya di International Space Station (ISS) yang mengibarkan bendera Luhansk People's Republic, wilayah separatis yang didukung Rusia di Ukraina timur.
 
Foto diambil di Stasiun Luar Angkasa dan menunjukkan kosmonot tersenyum Oleg Artemyev, Denis Matveyev, dan Sergey Korsakov berpose dengan bendera. Hal ini ditunjukkan sebagai perayaan penaklukkan Luhansk.

"Ini adalah hari yang telah lama ditunggu-tunggu oleh penduduk daerah pendudukan di wilayah Luhansk yang telah menunggu selama delapan tahun. Kami yakin 3 Juli 2022 akan selamanya tercatat dalam sejarah republik," tulis pesan Roscosmos. 

Luhansk dan Donetsk adalah dua negara kuasi yang memisahkan diri di wilayah timur Ukraina, yang dikenal sebagai Donbas. Ukraina dan Rusia telah memperebutkan dua wilayah itu sejak 2014, karena Rusia telah membuat gerakan separatis di wilayah Ukraina. 

PBB tidak mengakui kedua "republik", dan Ukraina telah menetapkan mereka sebagai "wilayah pendudukan sementara." Pertempuran memanas sejak invasi Rusia ke Ukraina pada Februari 2022. Akhir pekan lalu, pasukan Rusia mengklaim telah menguasai seluruh wilayah Luhansk.

Hubungan profesional
NASA dan Roscosmos, serta badan antariksa lainnya, terus bekerja sama di Stasiun Luar Angkasa Internasional sejak invasi dimulai. Beberapa pejabat AS telah menyarankan NASA harus mempertimbangkan untuk memutuskan hubungan dengan Rusia di luar angkasa karena kekejaman di Ukraina. 

Namun, administrator badan antariksa telah membela kemitraan atas dasar stasiun terbang di atas ketegangan geopolitik di Bumi. NASA juga ingin tetap menerbangkan stasiun tersebut, karena memisahkan segmen AS dari segmen Rusia akan sulit dan berpotensi fatal bagi pengoperasian fasilitas orbit, sebagaimana dikutip dari Arstechica.

Editor : Dini Listiyani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Prabowo Mau Kirim WNI ke Rusia Ikuti Pelatihan Kosmonot 

57 tahun lalu

Kerja Sama Antariksa, Rusia Siap Bantu Indonesia Kirim Kosmonot ke Luar Angkasa

57 tahun lalu

Kosmonot Suriah Pertama Muhammed Faris Meninggal Dunia, Ini Kisahnya

57 tahun lalu

Ada Kebocoran Udara di Stasiun Luar Angkasa, Roscosmos: Tak Mengancam Kru

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal