Penjelajah InSight NASA Hemat Daya karena Debu Musim Dingin Menutupi Panel Surya

Dini Listiyani
Penjelajah InSight NASA Hemat Daya karena Debu Musim Dingin Menutupi Panel Surya (Foto: Ist)

SAN FRANCISCO, iNews.id -NASA telah mengumumkan rover atau robot penjelajah InSight akan menghemat daya di masa depan. Alasannya karena musim dingin Mars dan banyaknya debu yang ditimbulkan. 

Rover InSight NASA telah diberi perpanjangan misi selama dua tahun lalu. Artinya, robot akan terus mengumpulkan data dan menjelajahi Mars sepanjang 2022. 

Namun, Mars saat ini sedang dalam bulan-bulan musim dingin, berarti Planet Merah berada di dekat titik terjauh dari Matahari. Akses penjelajah ke sinar Matahari telah menyusut karena debu melapisi panel surya, mempersulit penjelajah mendapatkan energi dan berkurangnya sinar Matahari. 

Pada titik ini, NASA mengatakan, panel surya besar InSight hanya mempu menghasilkan sekitar 27 persen dari apa yang mereka hasilkan jika debu bukan masalah. Demikian pula, debu devil di dekatnya belum berhasil meniup kotoran dari panel, memaksa badan antariksa mengambil langkah untuk menghemat daya baterai penjelajah. 

Rover membutuhkan sejumlah daya untuk menjaga agar pemanasnya tetap menyala, sehingga menghasilkan kehangatan yang diperlukan untuk beroperasi di Planet Merah. 

“Jumlah daya yang tersedia selama beberapa bulan ke depan benar-benar akan didorong oleh cuaca. Sebagai bagian dari perencanaan misi panjang kami, kami mengembangkan strategi operasi untuk menjaga InSight tetap aman selama musim dingin sehingga kami dapat melanjutkan operasi sains saat intensitas matahari meningkat,” kata Manajer proyek NASA JPL InSight, Chuck Scott sebagaimana dikutip dari Slash Gears, Sabtu (13/2/2021).

Begitu Mars mulai bergerak kembali ke arah Matahari, jumlah sinar yang tersedia untuk penjelajah akan meningkat, sehingga menghasilkan lebih banyak tenaga. Dalam beberapa bulan mendatang, NASA akan dapat menghidupkan kembali lebih banyak instrumen dan pada akhirnya melanjutkan operasi normal.

Editor : Dini Listiyani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Meteor yang Tabrak Atmosfer Bumi Picu Dentuman dan "Gempa" di AS Ternyata Seukuran Gajah

57 tahun lalu

Meteor Tabrak Atmosfer Bumi Picu Ledakan Dahsyat, Melesat 120.000 Km per Jam

57 tahun lalu

Trump: AS Akan Kalahkan China dalam Perlombaan Menjelajahi Bulan

57 tahun lalu

Misi Kelilingi Bulan Usai, 4 Astronaut Artemis 2 Kembali ke Bumi dengan Selamat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal