NASA Ingin Lebih Berperan Dalam Penelitian UFO, Manfaatkan Sensor yang Luas

Dini Listiyani
NASA Ingin Lebih Berperan Dalam Penelitian UFO (Foto: Marc Thunis/Unsplash)

JAKARTA, iNews.id -NASA resmi merilis studi unidentified anomalous phenomena (UAP) atau dulu dikenal UFO. Studi yang dilakukan pihak ketiga ini melihat secara mendalam keadaan saat ini terkait bagaimana manusia memandang fenomena UAP.

Berbeda dengan Department of Defense, NASA ingin fokus pada transparansi dan memberikan akses publik terhadap semua data yang ditemukannya. Tujuannya di sini untuk menjelaskan dengan lebih baik apa itu UAP dan dari mana asalnya. 

Selama beberapa dekade terakhir, NASA telah memfokuskan pencarian kehidupan alien di luar planet Bumi. Namun sekarang, mereka ingin mulai menggunakan rangkaian sensor yang luas untuk membantu menentukan dengan tepat apa itu UAP.

Jika ingin memahami fenomena tak teridentifikasi, kata NASA, manusia perlu memandang UAP sebagai ancaman yang lebih kecil. Manusia harus melihatnya dari sudut pandang yang lebih ilmiah. 

Namun, keterlibatan NASA dalam memecahkan misteri UAP melalui studi mendalam pasti akan menjadi perubahan yang disambut baik. Sebagaimana ditunjukkan Axios, hal penting yang perlu diperhatikan adalah berbagai sensor NASA belum tentu dirancang untuk mendeteksi UAP. 

Kendati demikian, sensor NASA dapat membantu lebih memahami lingkungan di mana UAP muncul. Hal ini dapat membantu mengesampingkan penyebab lingkungan.

“Di NASA, sudah menjadi DNA kami untuk melakukan eksplorasi – dan menanyakan mengapa hal-hal seperti ini terjadi. Saya ingin berterima kasih kepada tim Independent Study  yang telah memberikan wawasan tentang bagaimana NASA dapat mempelajari dan menganalisis UAP dengan lebih baik di masa depan,” kata Administrator NASA Bill Nelson.

Editor : Dini Listiyani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Dokumen Rahasia AS Ungkap Jet-Jet Tempur Rusia Kejar Pesawat UFO

57 tahun lalu

Meteor yang Tabrak Atmosfer Bumi Picu Dentuman dan "Gempa" di AS Ternyata Seukuran Gajah

57 tahun lalu

Meteor Tabrak Atmosfer Bumi Picu Ledakan Dahsyat, Melesat 120.000 Km per Jam

57 tahun lalu

Pertama Kali, Trump Rilis Dokumen, Video dan Foto UFO

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal