NASA dan FAA Kerja Sama untuk Mendukung Misi Luar Angkasa di Masa Depan

Dini Listiyani
NASA dan FAA Kerja Sama untuk Mendukung Misi Luar Angkasa di Masa Depan (Foto: Unsplash)

CALIFORNIA, iNews.id - NASA dan FAA telah menandatangani perjanjian Memorandum of Understanding (MOU) untuk merampingkan persyaratan dan standar penerbangan luar angkasa. Pernjanjian ini juga dibuat untuk mendukung misi luar angkasa di masa depan. 

Perusahaan luar angkasa swasta akan bisa mengikuti framework baru yang dibentuk FAA dan NASA. Badan antariksa menjelaskannya dalam sebuah pernyataan baru-baru ini. 

Framework akan berlaku untuk mengkoordinasikan pendekatan tentang cara memberikan informasi keselamatan penerbangan komersial kepada publik. Selain itu, framework akan mencakup peluncuran luar angkasa komersial dan re-entry.

Di samping itu, NASA mengatakan akan bekerja sama dengan FAA pada peluang penelitian baru, melisensikan peluncuran suborbital dan orbital, dan memfasilitasi teknologi luar angkasa baru, sebagaimana dikutip dari Slash Gears, Sabtu (8/1/2021). 

Di antara berbagai detail yang dijatuhkan, NASA mencatat, itu ada FAA akan memajukan program percontohan untuk sektor suborbital komersial. Menurut NASA, kemitraannya dengan FAA akan mendukung pertumbuhan kemampuan kedirgantaraan komersial Amerika. 

“NASA sekarang menerbangkan kargo komersial dan misi kru ke International Space Station (ISS), dan segera kami akan mengirim lebih banyak orang dan sains ke luar angkasa dengan penerbangan suborbital baru. Kemitraan kami dengan FAA akan mendukung pertumbuhan kemampuan kedirgantaraan komersial Amerika yang menguntungkan NASA, bangsa, dan seluruh dunia,” kata Administrator NASA Jim Bridenstine.

Ini tentu saja bukan pertama kalinya NASA dan FAA bekerja sama. FAA ditugaskan untuk mengatur penerbangan luar angkasa sektor komersial, termasuk re-entry, dan NASA semakin merangkul perusahaan swasta sebagai bagian dari rencananya untuk kembali ke Bulan. 

Editor : Dini Listiyani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Meteor yang Tabrak Atmosfer Bumi Picu Dentuman dan "Gempa" di AS Ternyata Seukuran Gajah

57 tahun lalu

Meteor Tabrak Atmosfer Bumi Picu Ledakan Dahsyat, Melesat 120.000 Km per Jam

57 tahun lalu

Trump: AS Akan Kalahkan China dalam Perlombaan Menjelajahi Bulan

57 tahun lalu

Misi Kelilingi Bulan Usai, 4 Astronaut Artemis 2 Kembali ke Bumi dengan Selamat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal