JAKARTA, iNews.id – Tak banyak yang tahu bagaimana habitat dan cara hidup Penyu Lekang, spesies langka hidup di perairan dangkal. Penyu Lekang juga menjadi salah satu spesies yang dilindungi oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan.
Penyu lekang (Lepidochelys olivacea) merupakan spesies penyu yang hidup di perairan tropis dan subtropis yang berperairan dangkal. Penyu lekang biasanya ditemukan bertelur di pantai-pantai perairan besar.
Bentuk tubuh penyu lekang tidak mengalami perubahan dengan bentuk nenek moyangnya 100 juta tahun yang lalu. Hal itu dibuktikan berdasarkan temuan fosilnya. Uniknya penyu memiliki kulit lebih ringan dibandingkan kura-kura, sehingga mereka begerak lebih cepat.
Di Indonesia, penyu lekang disebut juga sebagai penyu abu-abu, penyu bibis, penyu sisik semu, penyu kembang, dan penyu slengkoroh. Penyu lekang termasuk di antara jenis penyu terkecil, dengan berat 31-43 kilogram.
Menilik pada data kementerian selama enam bulan di Bantul, penyu lekang juga merupakan jenis terbanyak yang ditemukan, yaitu sebanyak tujuh kali. Kemudian terdapat jenis penyu hijau (chelonia mydas) sebanyak dua kali, dan penyu sisik (Eretmochelys imbricata) satu kali.