Jatuh Cinta Picu Perasaan Aman dan Bahagia, Ini Penjelasan Sainsnya

Dini Listiyani
Ilustrasi cinta (Foto: Free-Photos/ Pixabay)

JAKARTA, iNews.id - Kebanyakan orang jatuh cinta selalu merasa bahagia dan aman saat bersama pasangan. Perubahan emosional ini sebenarnya bisa dijelaskan secara sains.

Jatuh cinta bisa membuat Anda merasa aman dan mengembangkan kepercayaan terhadap orang yang Anda cintai. Oxytocin, hormon yang dilepaskan melalui kontak fisik seperti memeluk, menurut laporan Harvard Medical School, bisa memperdalam perasaan keterikatan pada pasangan Anda dan menghasilkan sensasi kepuasan, ketenangan, dan keamanan.

Selain itu, Oxytocin juga berperan dalam ikatan insosial, naluri, dan reproduksi. 'Hormon Cinta' secara substansial meningkatkan ketertarikan sosial dan kepercayaan di antara pasangan, sebagaimana dijelaskan dalam penelitian yang diterbutkan dalam Nature dan dilansir Business Insider, Kamis (13/2/2019).

Jatuh cinta tidak hanya membuat orang merasa aman, tapi juga bahagia. Pasalnya, jatuh cinta melepaskan dopamine, neurotransmitter yang mengontrol pusat penghargaan dan kesenangan otak, yang membuat pasangan merasa bahagia satu sama lain.

Pada 2005, studi yang dipublikasikan di The Journal of Comparative Neurologys memindai 2.500 gambar otak dari 17 orang yang mengidentifikasi diri jatuh cinta. Para peneliti menemukan, partisipan yang melihat foto seseorang yang mereka cintai menunjukkan aktivitas otak di dua area yang sangat terkait dengan dopamine yakni caudate nucleus dan ventral tegmental.

Hebatnya lagi, jatuh cinta terbukti ampuh untuk mengurangi rasa sakit meskipun sebagian besar dokter tidak akan merekomendasikan hanya mengandalkan cinta.

Sebuah studi 2010 yang diterbitkan dalam jurnal PLoS ONEtook fMRI memidai peserta yang sedang dalam romantic relationships. Para peneliti menemukan orang yang melihat gambar romantic relationship telah meningkatkan aktivitas di beberapa daerah pemrosesan di otak, menunjukkan cinta bisa mengurangi rasa sakit.

"Saat orang berada dalam fase cinta yang penuh gairah, ada perubahan signifikan dalam suasana hati mereka yang memengaruhi pengalaman rasa sakit," kata penulis senior penelitian ini Dr. Sean Mackey.

Editor : Dini Listiyani
Artikel Terkait
Mobil
1 bulan lalu

Viral Maxime Bouttier Kasih Luna Maya BMW i7 di Hari Valentine, Bukan cuma Bunga!

Destinasi
1 bulan lalu

Deretan Negara Larang Rayakan Hari Valentine

Belanja
1 tahun lalu

Rayakan Hari Valentine, ISAGO Luncurkan Koleksi Heart Solitaire dan Engravable Bracelet

Music
1 tahun lalu

Sajian Manis Drama Musikal City of Love di Hari Kasih Sayang Persembahan WBI Foundation

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal