Ilmuwan AS Klaim Hibrida Simpanse-Manusia Pernah Dilahirkan

Dini Listiyani
Hibrida Simpanse-Manusia (Foto: Wikimedia)

FLORIDA, iNews.id - Makhluk hibrida manusia-simpanse rupanya bukan hanya ada di film Hollywood semata. Rupanya, makhluk semacam itu pernah dikembangkan oleh para ilmuwan Amerika Serikat (AS) di dunia nyata.

Psikolog evolusioner Gordon G. Gallup, Jr mengatakan, seorang mantan profesor di sebuah universitas mengatakan kepadanya, makhluk hibrida lahir di laboratorium penelitian hewan tempat ia pernah bekerja dulu.

"Salah satu kasus yang paling menarik melibatkan upaya yang dilakukan pada 1920 di pusat penelitian primata pertama di AS," kata Gallup.

"Mereka menginseminasi simpanse betina dengan air mani dari donor yang tidak diketahui dan mengklaim, tidak hanya kehamilan itu terjadi, tapi bayi berhasil lahir," ujarnya.

Sebagaimana dikutip iNews.id dari Science Alert, Kamis (1/2/2018), terlepas dari pentingnya terobosan tersebut, Gallup mengatakan, hati nurani mengenai percobaan humanzee tidak butuh lama mengejar ketinggalan dengan ilmuwan yang terlibat.

"Dalam hitungan hari atau beberapa Minggu, mereka mulai mempertimbangkan pertimbangan moral dan etika dan bayi dihukum mati. Dia mengatakan kepada saya, rumor itu benar, dan dia seorang ilmuwan yang kredibel, " ujar Gallup.

Informasi tentang eksperiman hibrida manusia-simpanse bukan pertama kalinya terdengar. Dalam sebuah film dokumenter pada 2009, Gallup menyatakan 'sumber terpercaya' ini benar-benar menyaksikan lahirnya keturunan hibrida, sebelum mencabut klaim itu.

Oleh sebab itu, tidak diketahui apakah klaim Gallup itu akurat. Tapi, Gallup bukan satu-satunya ilmuwan yang saat ini telah menyelidiki kemungkinan hibridasi kera-manusia.

Peneliti di Uni Soviet dan China telah bereksperimen dengan gagasan itu. Ahli biologi Rusia Ilya Ivanovich Ivanov  mencoba hal yang sama pada 1920, tapi gagal mencapai keberhasilan kehamilan pada simpanse wanita yang secara diinseminasi buatan dengan sperma manusia.

Editor : Dini Listiyani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Meteor yang Tabrak Atmosfer Bumi Picu Dentuman dan "Gempa" di AS Ternyata Seukuran Gajah

57 tahun lalu

Meteor Tabrak Atmosfer Bumi Picu Ledakan Dahsyat, Melesat 120.000 Km per Jam

57 tahun lalu

Trump: AS Akan Kalahkan China dalam Perlombaan Menjelajahi Bulan

57 tahun lalu

Misi Kelilingi Bulan Usai, 4 Astronaut Artemis 2 Kembali ke Bumi dengan Selamat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal