Fenomena Langka, Gerhana Matahari Hibrida akan Terjadi pada 20 April 2023

Punta Dewa
Gerhana Matahari Hibrida (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Gerhana matahari hibrida adalah sebuah peristiwa astronomi yang terjadi ketika bulan melintasi antara matahari dan bumi dalam suatu posisi yang tepat sehingga menghasilkan bayangan bulan pada permukaan bumi yang tidak sama di beberapa daerah. 

Dalam gerhana matahari hibrida, terdapat dua jenis gerhana matahari yang terjadi, yaitu gerhana matahari total dan gerhana matahari cincin.

Gerhana matahari hibrida terjadi karena posisi bulan yang tidak selalu berada di posisi yang sama dalam setiap kali mengorbit bumi. Pada suatu waktu, bulan dapat berada pada jarak yang dekat dengan bumi sehingga bayangan yang dihasilkan lebih besar dan menyebabkan gerhana matahari total.

 Namun pada waktu yang lain, bulan dapat berada pada jarak yang lebih jauh sehingga bayangan yang dihasilkan tidak cukup besar dan menghasilkan gerhana matahari cincin.

Gerhana matahari hibrida terjadi sangat jarang, biasanya hanya terjadi beberapa kali dalam satu abad. Hal ini disebabkan karena perbedaan jarak bulan dan bumi yang berubah-ubah sehingga tidak selalu terjadi dalam posisi yang tepat.

Editor : Komaruddin Bagja
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Hari Ini Ada Gerhana Matahari Parsial, Jam Berapa Munculnya?

57 tahun lalu

Arab Saudi Rayakan Idul Fitri Minggu 30 Maret, Gerhana Tak Pengaruhi Penampakan Hilal

57 tahun lalu

Hilal Kemungkinan Tak Terlihat, Negara Arab dan Muslim Bakal Berlebaran pada 31 Maret

57 tahun lalu

Viral! Ribuan Orang di Amerika Saksikan Detik-Detik Gerhana Matahari Total

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal