Fakta-Fakta Puncak Hujan Meteor Tadi Malam, Dapat Dilihat Mata Terjadi hingga September

Dani M Dahwilani
Hujan meteor perseid tahun ini berlangsung pada 14 Juli hingga 1 September 2023, puncaknya terjadi tadi malam. (Foto: Reuters)

JAKARTA, iNews.id - Puncak hujan meteor perseid terjadi Minggu (13/8/2023) dini hari WIB tadi. Namun, banyak masyarakat yang baru mengatahuinya sehingga melewatkan fenomena alam tersebut.

Diketahui, hujan meteor terjadi disebabkan Bumi melintasi puing-puing yang ditinggalkan komet 109P/Swift-Tuttle. Saat itu, debu kosmis menjadi sumber hujan meteor ketika debu masuk atmosfer Bumi. 

Meski puncaknya terjadi pada dini hari tadi, hujan meteor ini masih berlangsung hingga September 2023.

Pusat Riset Antariksa Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengungkapkan hujan meteor perseid merupakan fenomena yang sepanjang ada di Indonesia. Perbedaan hujan meteor perseid dengan hujan meteor lainnya adalah waktu, karena setiap waktu melintasi wilayah berbeda. 

Hujan meteor perseid terjadi kala Bumi mengelilingi Matahari dan sering kali melewati wilayah debu kosmis dalam tata surya. Hujan meteor yang muncul tampak memancar dari satu titik langit di rasi bintang Perseus sehingga fenomena ini disebut hujan meteor perseid.

Hujan meteor Perseid ini paling bagus disaksikan pada dini hari menjelang waktu fajar. Fenomena ini terjadi secara bertahap semakin malam, jumlahnya akan terlihat semakin banyak.

Meski puncaknya terjadi pada dini hari tadi dilihat dari Indonesia, hujan meteor ini masih berlangsung hingga September 2023. Menurut EarthSky, hujan meteor perseid tahun ini berlangsung pada 14 Juli hingga 1 September 2023.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
4 hari lalu

Fenomena Langit Hebohkan Warga! Meteor Melintas dari Laut Jawa hingga Yogyakarta, BRIN Ungkap Fakta di Baliknya

5 hari lalu

Terungkap! Ini Rangkaian Meteor Raksasa Jatuh Membelah Langit Pulau Jawa

1 bulan lalu

Meteor yang Tabrak Atmosfer Bumi Picu Dentuman dan "Gempa" di AS Ternyata Seukuran Gajah

2 bulan lalu

Meteor Tabrak Atmosfer Bumi Picu Ledakan Dahsyat, Melesat 120.000 Km per Jam

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal