Google Tarik Aplikasi Mata-Mata Penguntit Ponsel Pasangan 

Intan Rakhmayanti Dewi
Google telah menarik beberapa iklan penguntit yang mendorong calon pengguna memata-matai ponsel pasangan mereka. (Foto: Reuters)

MOUNTAIN VIEW, iNews.id - Google telah menarik beberapa iklan penguntit yang dinilai melanggar kebijakan perusahaan mempromosikan aplikasi mendorong calon pengguna memata-matai ponsel pasangan mereka. Aplikasi spyware ini sering dipasarkan kepada orang tua yang ingin memantau panggilan, pesan, aplikasi, foto dan lokasi anak mereka.  

Namun, aplikasi tersebut sering dirancang untuk dipasang secara diam-diam, tanpa persetujuan pemilik perangkat. “Kami tidak mengizinkan iklan yang mempromosikan spyware untuk pengawasan pengguna," kata juru bicara Google, dikutip dari TechCrunch, Minggu (17/10/2021). 

"Kami segera menghapus iklan yang melanggar kebijakan ini dan akan terus melacak perilaku yang muncul untuk mencegah pelaku jahat mencoba menghindari sistem deteksi kami," ujarnya. 

Meningkatnya penggunaan apa yang disebut stalkerware atau coupleware ini memang menjadi perhatian serius dari seluruh industri dalam beberapa tahun terakhir untuk memerangi penyebaran aplikasi pemantauan telepon. 

Pembuat antivirus juga telah bekerja untuk mendeteksi penguntit dan otoritas federal mengambil tindakan terhadap pembuat spyware yang semakin mengekspos korban terhadap ancaman keamanan. 

Pada Agustus lalu, Google telah melarang iklan di hasil pencarian pengguna yang mempromosikan aplikasi yang dirancang dengan tujuan melacak atau memantau orang lain.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
6 hari lalu

Gemini Makin Fasih Berbahasa Lokal, 84 Persen Pengguna Berinteraksi dengan Bahasa Indonesia

6 hari lalu

Pengguna Gemini di Asia Tenggara Naik 2 Kali Lipat, Indonesia Jadi Pasar Paling Aktif

12 hari lalu

Praktisi Pendidikan Ungkap Peran Jurist Tan dan Orang Dalam Google di Kasus Korupsi Laptop

18 hari lalu

Canva Down Sore Ini, Pengguna Tak Bisa Upload Foto-Video!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal