Era Digital, Indonesia Mulai Adopsi Teknologi Rekam Medis Elektronik 

Dani M Dahwilani
Memasuki era digital Indonesia mulai mengadopsi teknologi rekam medis elektronik sehingga lebih teintegrasi. (Foto: Ilustrasi/Reuters)

JAKARTA, iNews.id - Memasuki era digital Indonesia mulai mengadopsi teknologi rekam medis elektronik. Ini dilakukan pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo).

Ketua Asosiasi HealthTech Indonesia, Bimantoro mengungkapkan tenaga kesehatan dan medis harus terus mengikuti perkembangan teknologi. Ini dilakukan untuk mempermudah layanan lebih cepat dan efisien.

“Ini merupakan kesempatan yang sangat bermanfaat. Apalagi transformasi digital adalah hal yang tidak dapat terhindarkan,” ujarnya, dalam seminar dilansir Minggu (28/5/2023.

Ketua Tim Transformasi Digital Sektor Pendidikan, Pariwisata dan Kesehatan, Kemenkominfo Wijayanto mengatakan dalam pelaksanaannya Direktorat Jenderal Aplikasi dan Informatika Kemenkominfo berkolaborasi dengan Kementerian Kesehatan serta Asosiasi Healthtech Indonesia (AHI) melalui seminar Transformasi Digital Fasilitas Kesehatan melalui Permenkes 24 Tahun 2022 dan Integrasi Satu Sehat. Di sini pemerintah memfasilitasi pemanfaatan adopsi teknologi Rekam Medis Elektronik (RME).

"Langka ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan pengetahuan mengenai pentingnya adopsi Rekam Medis Elektronik, serta integrasi melalui platform Satu Sehat dalam mendorong transformasi digital pada fasilitas kesehatan," katanya.

Diketahui, Permenkes Nomor 24 Tahun 2022 mengatur tiga hal, yaitu Rekam Medis Elektronik (RME), interaoperabilitas terhubung dengan Satu Sehat dan layanan terstandarisasi. Ini diharapkan tercipta lingkungan kesehatan lebih terkoneksi, efisien,l dan berfokus pada pasien.

"Kunci untuk dapat terhubung adalah terstandarisasi. Ini merupakan platform ekosistem digital kesehatan yang menyediakan konektivitas data, analisis, dan layanan untuk mendukung serta mengintegrasikan berbagai aplikasi kesehatan yang digunakan industri kesehatan di Indonesia," ujar Wijayanto.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
Nasional
9 hari lalu

Polisi Tunggu Hasil Visum untuk Pastikan Penyebab Kematian Selebgram Lula Lahfah

Internet
24 hari lalu

Banyak Tantangan di Era Digital, Peran PR Tak Hanya Penyampai Pesan

Nasional
1 bulan lalu

Apel Banser, Kapolri Ingatkan Bahaya Disinformasi-Misinformasi bagi Stabilitas Nasional

Internet
2 bulan lalu

Indonesia Terus Dorong Transformasi Digital, Perusahaan Bersaing Inovasi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal