Sehari setelah pernyataan itu muncul, Timnas Iran memberikan respons tegas dengan menegaskan tidak ada pihak yang dapat menghalangi mereka tampil di Piala Dunia.
Iran juga telah merampungkan skuad final pada Senin. Sebanyak 17 pemain yang berkarier di kompetisi domestik masuk dalam daftar tersebut, meski klub-klub Iran tidak bertanding sejak Februari akibat perang. Sementara itu, penyerang bintang Sardar Azmoun dicoret sejak Maret lalu. Dia dilaporkan tersingkir setelah unggahan media sosialnya memicu kemarahan otoritas Iran selama masa perang.
Sebelumnya, Menteri Olahraga Iran sempat menyatakan pada Maret lalu partisipasi tim nasional di Piala Dunia kemungkinan tidak dapat terlaksana. Namun, Federasi Sepak Bola Iran pada Mei menegaskan persiapan tetap berjalan dan meminta seluruh pemain serta staf, termasuk yang pernah menjalani wajib militer di Korps Garda Revolusi Islam, memperoleh visa untuk mengikuti turnamen.