Sebelum tiba di Meksiko, Iran menjalani pemusatan latihan di Antalya, Turki. Skuad kemudian terbang langsung dari kota tersebut menuju Tijuana menggunakan pesawat carter pribadi. Hajsafi menjadi pemain pertama yang keluar dari pesawat saat rombongan mendarat sekitar pukul 05.05 waktu setempat.
Setelah menjalani pemeriksaan keamanan singkat oleh petugas Meksiko, para pemain langsung menaiki bus tim. Bus sempat berhenti di pintu masuk Bandara Tijuana, tempat sekitar 20 pendukung Iran menyambut kedatangan mereka sambil mengibarkan bendera nasional.
Iran akan memainkan dua pertandingan pertamanya di Inglewood, California. Mereka dijadwalkan menghadapi Selandia Baru pada 15 Juni dan Belgia enam hari kemudian. Setelah itu, Iran akan terbang ke Seattle untuk menghadapi Mesir pada 26 Juni.
Jika Iran dan Amerika Serikat sama-sama finis sebagai runner-up grup, kedua negara berpotensi bertemu pada babak 32 besar yang akan digelar di Arlington, Texas, pada 3 Juli.
Ketegangan politik turut mewarnai perjalanan Iran menuju Piala Dunia 2026. Pada Maret lalu, Presiden Amerika Serikat Donald Trump sempat menyatakan tidak menganggap keikutsertaan Iran dalam turnamen tersebut sebagai sesuatu yang "tepat". Dia juga mengungkapkan kekhawatiran terkait keselamatan para pemain.