Dia kemudian mempertanyakan lambannya proses yang terjadi. "Dengan semua yang terjadi, visa akhirnya diterbitkan. Namun secara pribadi saya memiliki keluhan terhadap FIFA. Mengapa prosesnya memakan waktu begitu lama? Sejauh yang saya pahami, visa hanya diberikan kepada para pemain dan beberapa anggota staf pelatih," ujarnya.
Hingga saat ini, beberapa anggota rombongan Iran masih belum memperoleh visa AS menjelang pertandingan di Los Angeles dan Seattle. Di antaranya Sekretaris Jenderal Federasi Sepak Bola Iran, Hedayat Mombeini, dan Wakil Presiden Federasi Sepak Bola Iran, Mehdi Mohammad Nabi.
Menurut Hajsafi, sejumlah staf yang memiliki peran krusial dalam operasional tim juga belum mendapatkan izin masuk ke AS. Dia menilai kondisi tersebut dapat mengganggu kebutuhan tim selama menjalani turnamen.
"Sayangnya, beberapa anggota penting staf kami yang memiliki peran sangat penting di dalam tim tidak diberikan visa. Itu termasuk manajer tim, direktur eksekutif, dan direktur media yang memiliki peran sangat penting," tuturnya.
Dia berharap FIFA segera turun tangan untuk menyelesaikan persoalan tersebut. "Dari sini saya ingin meminta FIFA menangani masalah ini agar situasi ini dapat diselesaikan dalam beberapa hari ke depan," ungkapnya.