BANDUNG, iNews.id - Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong mengaku kesulitan menemukan striker dan bek lokal berkualitas. Menurutnya, pemain klub Liga 1 di posisi tersebut didominasi oleh pemain asing.
Sulitnya mendapatkan striker berkualitas menjadi masalah berkepanjangan Timnas Indonesia. Tim Merah Putih disebut kehilangan sosok Boaz Solossa atau Kurniawan Dwi Yulianto yang dahulu kerap menghadirkan mimpi buruk bagi tim lawan.
Alhasil, Shin Tae-yong kerap bermain tanpa striker murni. Pada SEA Games 2021, Egy Maulana Vikri yang sebenarnya berposisi sebagai winger bahkan sering dipasang sebagai ujung tombak.
Selain itu, posisi bek tengah juga disebut Shin Tae-yong sebagai titik lemah Timnas Indonesia. Karena alasan itulah, dirinya memilih memakai jasa pemain keturunan seperti Jordi Amat dan Elkan Baggott.
“Masalahnya Liga Indonesia saat ini banyak sekali striker dan stopper pemain asing, pemain lokal sendiri tidak bisa bersaing dengan baik,” kata Shin Tae-yong pada jumpa pers jelang laga menghadapi Bangladesh, Selasa (31/5/2022).