"Namun, ketika saya bersama tim nasional Indonesia, kami selalu bermain melawan tim yang lebih kuat. Jadi, saya menerapkan taktik defensif dan menggunakan strategi yang melibatkan serangan balik yang sering," tambahnya.
Di level Liga 1, situasinya dinilai jauh berbeda. Shin Tae-yong melihat Persija memiliki peluang besar untuk tampil dominan dan menekan lawan sejak awal pertandingan, sesuai dengan karakter kompetisi domestik.
Dia juga mengakui keberhasilan skema menyerang sangat bergantung pada kualitas pemain. Untuk itu, komunikasi intensif dengan manajemen menjadi langkah penting sebelum musim dimulai.
"Di liga, saya percaya jika kita berkonsultasi dengan CEO, General Manager, dan pemilik klub untuk mendatangkan pemain-pemain bagus," ucapnya.
Dengan komposisi pemain yang tepat, Shin Tae-yong optimistis Persija mampu menampilkan permainan cepat, agresif, dan berorientasi menyerang demi target prestasi maksimal.
"Kami kemungkinan besar akan mampu memainkan gaya sepak bola yang jauh lebih kuat, lebih cepat, dan lebih menyerang," tambahnya.