Keputusan Mancini meninggalkan Timnas Italia untuk mengambil pekerjaan di Arab Saudi sempat memicu kontroversi. Langkah itu membelah opini dan meninggalkan rasa kecewa di kalangan suporter Italia.
Meski begitu, pengalaman Mancini tetap membuat dia masuk daftar terdepan. Dia dinilai memahami lanskap sepak bola Italia dan punya rekam jejak besar bersama Gli Azzurri.
Antonio Conte juga masih berada dalam persaingan untuk posisi tersebut. Namun, Mancini saat ini dianggap sebagai favorit jelas untuk kembali memimpin Timnas Italia.
FIGC kini tidak hanya mencari solusi cepat. Federasi disebut memprioritaskan pembangunan jangka panjang setelah Italia kembali gagal tampil di Piala Dunia.
Target besar pelatih baru Italia mengarah ke Euro 2028 dan Piala Dunia 2030. Dua turnamen itu menjadi panggung penting untuk mengembalikan martabat Azzurri.