Premier League Mau Dilanjutkan, Pemain Ini Justru Sindir Pemerintah Inggris

Fitradian Dimas Kurniawan
Bek Newcastle United, Danny Rose (Foto: HITC)

NEWCASTLE, iNews.id - Rencana menggulirkan kembali kompetisi Premier League pada awal Juni 2020 ditentang oleh Danny Rose. Bek Newcastle United tersebut khawatir sebab pandemi corona belum berakhir.

Menurutnya keadaan saat ini masih terlalu berisiko untuk banyak orang. Bukan cuma pemain, wasit, staf medis, serta petugas lainnya bisa saja terpapar virus corona.

“Pemerintah berkata untuk kembali menggulirkan sepak bola. Hal itu bisa mengangkat moral negara. Tapi saya tidak peduli dengan hal tersebut. Sebab saat ini nyawa yang menjadi taruhannya,” kata Rose dikutip dari Sky Sports.

“Belum saatnya sepak bola dipertimbangkan untuk dimulai lagi. Hal ini sangat menyebalkan," tuturnya.

Selain Rose, keluhan senada diungkapkan oleh Raheem Sterling. Winger Manchester City itu belum yakin kondisi saat ini aman untuk orang banyak.

“Ketika kembali bermain, kami tidak boleh hanya sekadar karena sepak bola. Permainan tidak hanya aman bagi para pemainnya, tetapi juga staf medis dan wasit,” kata Sterling.

“Hingga saat ini, saya terus memikirkan kejadian terburuk yang bisa terjadi. Pada saat yang sama, saya juga tidak sabar untuk kembali. Semoga semua baik-baik saja,” tuturnya.

Editor : Bagusthira Evan Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Komentar Perdana Andoni Iraola Setelah Jadi Pelatih Liverpool: Klub Spesial!

57 tahun lalu

Arsenal Cuci Gudang! 8 Pemain Terancam Dibuang usai Juara Liga Inggris

57 tahun lalu

Jersey Kandang Chelsea 2026/27 Resmi Dirilis, Singa Emas Jadi Sorotan Dunia

57 tahun lalu

Parade Juara Arsenal Ricuh: 75 Fans Dievakuasi, 16 Ditangkap, Satu Orang Ditusuk

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal