Piala Dunia 2022 di Qatar Batal Diikuti 48 Tim, Ini Alasan FIFA

Reynaldi Hermawan
Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA). (Foto: AFP)

ZURICH, iNews.idFIFA mengumumkan wacana untuk menambah kuota kontestan Piala Dunia 2022 yang semula 32 menjadi 48 peserta batal terlaksana. Kebijakan tersebut keluar karena alasan waktu persiapan yang terlalu mepet.

Sebenarnya, otoritas sepak bola tertinggi dunia itu berencana mengembangkan jumlah peserta Piala Dunia pada gelaran 2026. Tapi tahun lalu, Presiden FIFA Gianni Infantino, menyebut rencana itu bisa dimajukan ke Piala Dunia 2022.

Namun setelah dikaji secara mendalam, FIFA memutuskan untuk membatalkannya. Menurut analisis mereka, penambahan 16 kontestan membuat Qatar harus menjadi tuan rumah bersama negara lain. Kondisi tersebut yang tidak memungkinkan untuk dilakukan saat ini.

“Sejalan dengan kesimpulan dari studi kelayakan yang disetujui dewan, FIFA dan Qatar sudah membicarakan peningkatan jumlah peserta Piala Dunia. Tapi, telah disimpulkan kalau saat ini kebijakan tersebut belum bisa dilaksanakan,” bunyi pernyataan FIFA dilansir The Times.

“Dengan begitu, FIFA memastikan kalau Piala Dunia 2022 di Qatar akan tetap memakai format semula yaitu 32 tim. Tidak ada proposal penambahan kuota kontestan pada Kongres FIFA 5 Juli,” lanjutnya.

Editor : Haryo Jati Waseso
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ada 2 Kalimat Syahadat, Bendera Arab Saudi Dapat Perlakuan Berbeda di Piala Dunia 2026

57 tahun lalu

Presiden FIFA Gianni Infantino Masuk Ruang Ganti Iran, Ucapkan Pesan Emosional di Piala Dunia 2026

57 tahun lalu

Resmi! Tunisia Tunjuk Herve Renard Jadi Pelatih usai Pecat Sabri Lamouchi

57 tahun lalu

FIFA Siapkan Turnamen Baru! Palestina vs Israel Dirancang Jadi Laga Pembuka, Rusia Ikutan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal