SASSUOLO, iNews.id - Tandukan Alessio Romagnoli dan sepakan kaki kiri Suso menghadirkan kemenangan 2-0 AC Milan di MAPEI Stadium, markas Sassuolo, Senin (06/11/2017) dini hari WIB.
Seremoni pada giornata 12 Serie A itu memperpanjang napas Vincenzo Montella sebagai nakhoda klub Kota Mode tersebut. Ya, labilnya penampilan Milan musim ini membuat kursi sang entrenador bergoyang kencang. Manajemen dan para suporter tak puas melihat kinerja tim yang inkonsisten, padahal Montella sudah mendapat suntikan dana mencapai 194,5 juta euro (Rp3 triliun) untuk belanja pemain.
Ini juga menjadi kemenangan pertama setelah dua laga terakhir I Rossoneri kandas 0-2 saat menjamu Juventus di Serie A, dan imbang 0-0 di markas AEK Athens pada Liga Europa.
Pantas jika kemudian Montella tersenyum puas menyambut tiga poin ini. Maklum, sebelumnya beredar spekulasi bahwa dia akan dipecat jika gagal menghadirkan kemenangan di laga ini.
"Kami memulai dengan usaha hebat. Kami mendapatkan 10 tembakan tepat sasaran, lebih banyak dari laga kami lainnya musim ini. Itu artinya kami terus bekerja dan berkembang walau beberapa orang tak memperhatikannya, dan kami ada di jalur yang benar," tutur Montella kepada Mediaset Premium.
"Saya melihat beberapa hal positif di laga ini, seperti bagaimana tim berorganisasi dengan baik, cukup solid di belakang, dan membuat banyak peluang. Saya sangat senang," lanjutnya.
Di Serie A musim ini, Milan sempoyongan di hadapan tim-tim besar. Mereka kalah dari Lazio (1-4), Sampdoria (0-2), AS Roma (0-2), Inter Milan (2-3), dan Juventus (0-2). Kemenangan-kemenangan mereka hanya diraih dari tim-tim medioker sekelas Crotone, Cagliari, Udinese, SPAL, Chievo Verona, dan terakhir Sassuolo.
Alhasil, I Rossoneri gagal bersaing dalam pacuan scudetto, atau minimal dalam perburuan tiket Liga Champions. Saat ini armada Montella masih tercecer di posisi ketujuh klasemen sementara dengan poin 19, tertinggal 13 angka dari Napoli yang ada di puncak.
"Saya akan lebih khawatir jika kami berjuang mendapatkan poin melawan tim lebih kecil, dan tampil bagus melawan klub-klub besar. Itu berarti, mereka punya sesuatu yang lebih ketimbang kami walau saya tak melihat itu sebagai jarak yang besar," paparnya.
"Masih banyak pekerjaan yang harus kami lakukan. Saya sangat percaya karena para pemain dalam skuad kami akan berkembang pesat karena mereka harus berpikir, dan banyak figur muda di antara mereka yang juga akan berkembang. Saya masih yakin kami akan mencapai target kami pada akhirnya," ucapnya.
Montella juga santai menjawab pertanyaan wartawan tentang spekulasi dirinya akan dipecat dan digantikan Gennaro Gattuso, pelatih tim Primavera Milan.
"Gattuso teman saya, dan dia juga terjebak dalam situasi ini melawan keinginannya, tapi spekulasi media menjadi bagian dari pekerjaan," jawabnya.