MADRID, iNews.id - Real Madrid menghadapi potensi perombakan besar setelah Presiden Florentino Perez mendapat tekanan keras dari fans di Santiago Bernabeu akibat performa tim yang mengecewakan musim ini. Sorotan suporter tidak hanya tertuju pada pelatih, tetapi juga langsung ke kursi presiden klub.
Sepanjang musim berjalan, Bernabeu berkali-kali dipenuhi suara ketidakpuasan. Menariknya, kemarahan suporter tidak diarahkan kepada pelatih Alvaro Arbeloa untuk sementara waktu, melainkan ke arah kotak presiden tempat Perez duduk saat pertandingan berlangsung.
Situasi tersebut membuat manajemen klub mulai mempertimbangkan langkah drastis. Real Madrid dilaporkan sudah mencari kandidat pengganti Arbeloa untuk musim panas mendatang. Beberapa nama besar muncul dalam daftar incaran, termasuk Maximiliano Allegri, Unai Emery, dan terbaru Mauricio Pochettino.
Namun perubahan tidak berhenti pada posisi pelatih. Laporan ESPN menyebutkan kemungkinan terjadi “perombakan besar” di jajaran eksekutif klub jika musim ini berakhir tanpa trofi.
Salah satu posisi yang ikut berada di bawah sorotan adalah kepala pencari bakat Real Madrid, Juni Calafat. Pria asal Brasil tersebut sudah bekerja di klub selama 12 tahun dan dipercaya menjadi Head Scout sejak 2017.
Selama bertahun-tahun, Calafat memiliki reputasi kuat di Bernabeu. Dia berperan penting dalam mengidentifikasi dan membantu mengamankan transfer pemain muda berbakat seperti Vinicius Junior dan Rodrygo Goes, yang kini menjadi bagian penting skuad Real Madrid.
Selain itu, Calafat juga dikenal sebagai salah satu orang yang memiliki akses langsung kepada Florentino Perez dalam urusan transfer pemain. Pengaruhnya dalam proses perekrutan pemain cukup besar dibandingkan staf lain.