"Kami menang di seluruh tempat pemungutan suara. Kami meraih hasil terbaik kedua dalam sejarah pemilihan Real Madrid. Hasilnya bahkan bisa lebih baik karena ada suara kami yang dipersoalkan. Kami tidak ingin mengajukan banding. Kami telah memberikan contoh transparansi dan demokrasi," ujarnya.
Perez menegaskan target utama dalam periode kepemimpinan barunya adalah mengembalikan trofi Liga Champions ke Santiago Bernabeu. Real Madrid terakhir kali mengangkat Si Kuping Besar pada 2024.
"Saya ingin terus membangun klub yang tetap menjadi pemimpin dalam seluruh peringkat dunia. Semua ini dilakukan untuk terus menang hingga meraih Piala Eropa ke-16," tuturnya.
Dia juga berjanji akan mendengarkan aspirasi anggota klub yang tidak memberikan suara kepadanya dalam pemilihan tersebut.
"Saya akan melakukan segala cara untuk menjawab kekhawatiran para anggota yang tidak memilih saya," katanya.