Rangnick menginginkan struktur kerja solid, termasuk melibatkan Johannes Spors dari Southampton dan Christopher Vivell, kepala pemandu bakat Manchester United. Dia juga dikabarkan menunggu kontak lanjutan dari Milan dalam beberapa hari ke depan.
Situasi ini berdampak langsung pada peluang transfer David Alaba. Gazzetta menyebut, jika Glasner dan Rangnick resmi bergabung, kesempatan Alaba merapat ke San Siro bakal meningkat signifikan.
Bek berusia 34 tahun tersebut saat ini berstatus bebas transfer dan sudah ditawarkan ke Milan, Inter, serta Juventus. Hubungan personal Alaba dengan Rangnick menjadi faktor krusial yang membuat Milan berada di posisi menguntungkan.
Alaba disebut memiliki kedekatan profesional dengan Rangnick selama membela timnas Austria. Kondisi ini membuat dia diyakini nyaman melanjutkan karier di bawah arahan pelatih yang sudah memahami karakter dan kemampuannya.
Manajemen Milan menyadari riwayat masalah fisik Alaba sepanjang musim 2025–2026. Meski begitu, klub menilai pengalaman dan kepemimpinan sang pemain bakal memberi dampak besar di ruang ganti dan di lapangan.
Dengan rangkaian nama besar tersebut, Milan kini berada di fase krusial. Keputusan soal Glasner, Rangnick, dan Alaba berpotensi menentukan arah baru Rossoneri dalam perburuan kejayaan Serie A dan Eropa.