JAKARTA, iNews.id – Dugaan pelecehan seksual dan kekerasan fisik terhadap atlet panjat tebing memicu keprihatinan mendalam dari legenda bulutangkis Indonesia, Susi Susanti. Dia menegaskan insiden memilukan tersebut tidak boleh terulang di dunia olahraga nasional.
Kasus yang menimpa atlet putra dan putri cabang olahraga panjat tebing memunculkan sorotan luas. Susi Susanti mengaku sangat prihatin setelah mendengar kabar tersebut, mengingat atlet selama ini menjalani proses panjang dan berat demi membawa nama Indonesia di panggung dunia.
Menurut dia, para atlet mendedikasikan hidup mereka di pusat pelatihan nasional (pelatnas). Mereka menjalani program latihan intens setiap hari dengan satu tujuan utama, meraih prestasi dan mempersembahkan gelar juara untuk Indonesia.
Situasi tersebut membuat lingkungan pelatnas wajib aman dan kondusif. Atlet membutuhkan ruang yang menjamin keselamatan sekaligus memberi kesempatan berkembang secara maksimal.
“Saya sangat prihatin atas kejadian yang menimpa atlet kita. Atlet adalah aset bangsa yang harus dijaga, dilindungi, dan diberikan ruang aman untuk berkreasi dan berkembang," kata Susi dalam keterangannya.
“Mereka berlatih keras demi mempersembahkan gelar untuk Indonesia bahkan mengangkat nama bangsa di kancah internasional, maka sangat menyedihkan jika pengabdian mereka ternoda oleh kekerasan seperti ini,” tambahnya.