JAKARTA, iNews.id – Sekretaris Jenderal PP PBSI Ricky Soebagdja memastikan keberangkatan 16 atlet Indonesia menuju Swiss Open 2026 tidak akan terganggu konflik Amerika Serikat-Israel melawan Iran di Timur Tengah.
Ketegangan geopolitik di kawasan tersebut sempat memengaruhi lalu lintas udara internasional. Meski demikian, PBSI memastikan perjalanan tim bulu tangkis Indonesia menuju Swiss tetap berjalan sesuai rencana.
Swiss Open 2026 akan digelar di St. Jakobshalle, Basel, Swiss, pada 10-15 Maret 2026. Turnamen tersebut menjadi salah satu agenda penting bagi para pemain Indonesia dalam rangkaian tur Eropa.
Ricky Soebagdja mengatakan seluruh atlet dalam kondisi siap menjalani perjalanan panjang menuju Swiss. PBSI juga memastikan semua persiapan perjalanan telah dilakukan secara matang.
“Kami memastikan tim Indonesia yang akan berangkat dari Jakarta menuju Swiss berada dalam kondisi aman dan siap menjalani perjalanan panjang," kata Ricky Soebagdja dalam keterangannya.
Tim Indonesia dijadwalkan bertolak dari Jakarta pada Sabtu (7/3) malam. Penerbangan akan menggunakan maskapai Turkish Airlines dengan dua jadwal keberangkatan berbeda.
"Tim dijadwalkan bertolak pada Sabtu (7/3) pukul 21.05 dan 23.45 WIB menggunakan Turkish Airlines dengan transit di Istanbul sebelum melanjutkan perjalanan dan mendarat di Basel," kata dia.